SiaranDepok.com — Sudah 23 hari berlalu, namun duka warga Kampung Kuranji, Desa Cakung, Kabupaten Serang belum juga usai. Curah hujan yang kembali tinggi membuat debit air justru mengalami kenaikan hingga 50 cm pada Rabu (4/2).
Kondisi ini memaksa sedikitnya 149 jiwa bertahan di pengungsian karena akses mobilitas warga lumpuh total akibat timbunan lumpur dan genangan air. Warga mulai mengeluhkan menipisnya stok logistik dan kelelahan fisik yang mendalam.
Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan langkah darurat di titik-titik terdampak.
”Kami telah mengerahkan bantuan alat penyedot air (alkon) ke lokasi untuk mempercepat penurunan debit air. Mengingat dampak banjir meluas hingga ke-92 desa, Pemerintah Kabupaten Serang secara resmi telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana,” ujar Ajat Sudrajat.
Saat ini, kebutuhan mendesak berupa makanan siap saji, air bersih, serta obat-obatan sangat dibutuhkan oleh warga yang terdampak. (Asep)










