Wakil Menteri Agama Juluki Supian Suri ‘Bapak Madrasah Kota Depok’, Beri Perhatian Lebih Pada Sektor Pendidikan dan Agama

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo Muhammad Syafii mempunyai pandangan terhadap Pembangunan Indonesia di masa depan.

Dirinya menilai pembangunan Indonesia dimasa depan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan di wilayah mana pun membutuhkan SDM yang memiliki kemampuan baik, baik dalam bidang keagamaan, kewirausahaan, maupun dunia usaha dan perusahaan”, Ujar Wakil Menteri Agama di Sela Penyerahan Lahan dan Bangunan untuk Mts Negeri Kota Depok dari Pemkot Depok kepada Kantor Kemenag Kota Depok, Rabu, 21 Januari 2026.

Menurutnya ‎Salah satu cara tercepat untuk membangun ketiga aspek tersebut adalah melalui dunia bisnis dan perusahaan yang ditopang oleh pendidikan berkualitas. Karena itu, perhatian serius terhadap sektor pendidikan, khususnya di Kota Depok, dinilai sebagai langkah yang sangat visioner.

‎Menurutnya pula , masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

“Kalau kita ingin tahu bagaimana nasib Indonesia ke depan, jawabannya adalah bagaimana kita mempersiapkan generasi muda hari ini,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan bukan hanya kerja untuk hari ini, tetapi kerja jangka panjang yang bertujuan mempersiapkan masa depan anak-anak, masa depan bangsa, dan masa depan Indonesia yang lebih sejahtera dan berbahagia.

‎Terkait inisiasi Wali Kota Depok yang menggratiskan sekolah swasta agar setara dengan madrasah swasta, langkah tersebut mendapat apresiasi. Menurutnya, kebijakan itu mencerminkan kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

‎“Seorang pemimpin tidak harus selalu mengumumkan terlebih dahulu, lalu mengeksekusi program. Ketika Pak Wali Kota menjalankan sekolah gratis, itu menunjukkan beliau memahami masih banyak anak-anak Depok yang punya cita-cita besar, didukung doa orang tua, tetapi terkendala ekonomi,” jelasnya.

‎Kebijakan tersebut dinilai sudah tepat dan sejalan dengan tugas seorang pemimpin, yakni memberikan yang terbaik bagi warganya. Ia juga mencontohkan bahwa di sejumlah daerah sudah ada yang berani mengalokasikan anggaran APBD untuk bantuan operasional madrasah, meski masih banyak daerah lain yang belum berani mengambil langkah serupa.

‎“Kota Depok harus berani, dan tadi beliau sudah menyatakan itu,” katanya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan yang diberikan, termasuk penyediaan lahan, pembangunan kantor KUA, dan peran lainnya yang dinilai sangat membantu sektor pendidikan dan keagamaan. Kementerian Agama pun menyampaikan terima kasih atas perhatian tersebut.

‎Bahkan, ia sempat menyebut bahwa Kota Depok layak menjadi contoh dalam pengelolaan pendidikan. Terkait wacana sekolah unggulan, ia menegaskan bahwa sekolah unggulan bukan untuk mematikan sekolah atau madrasah lain.

‎“Sekolah unggulan itu sekolah yang kualitasnya di atas rata-rata, baik dari sisi kualitas sekolah, peserta didik, maupun sarana dan prasarana,” jelasnya.

‎Ia menepis kekhawatiran bahwa kehadiran sekolah unggulan akan menggerus madrasah biasa. Menurutnya, Kementerian Agama telah menyiapkan skema peningkatan kualitas bagi sekolah dan madrasah lain.

‎“Kalau ada sekolah unggulan, maka sekolah-sekolah lain akan di-upgrade, baik gurunya maupun siswanya. Kehadiran sekolah unggulan justru menjadi berkah bagi semua,” katanya.

‎Melalui skema tersebut, guru dan siswa akan digembleng di satu pusat pembinaan agar kualitas pendidikan secara keseluruhan ikut meningkat. Dengan begitu, kehadiran sekolah unggulan tidak menjadi ancaman, melainkan pendorong peningkatan mutu pendidikan di semua madrasah.

Berita Terkait

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026
Pemkot Depok Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Studio Alam TVRI untuk Pentas Seni dan Musik
Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka
Sambut HUT ke-81 RI, Lurah dan Warga Beji Depok Kompak Pasang Bendera Merah Putih
Pemkot Depok Alokasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Perbaiki Trotoar Amblas di SeCAWAN
U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup Uji Coba, Ini Rute Alternatif untuk Pengendara
Wali Kota Depok dan Masyarakat Meriahkan Senam Massal KORMI x Aloha Max di DOS
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Bakal Bagikan 3.403 Bendera Gratis saat CFD

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Pemkot Depok Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Studio Alam TVRI untuk Pentas Seni dan Musik

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lurah dan Warga Beji Depok Kompak Pasang Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Pemkot Depok Alokasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Perbaiki Trotoar Amblas di SeCAWAN

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Bakal Bagikan 3.403 Bendera Gratis saat CFD

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru