Lepas Sambut Kepala Dinkes Depok, Status Non UHC hingga Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama acara Lepas Sambut Kepala dan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, di RM Ikan Bakar 1000 Pulau, Pancoran Mas, Depok, Senin (19/1/2026). (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

Sesi foto bersama acara Lepas Sambut Kepala dan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, di RM Ikan Bakar 1000 Pulau, Pancoran Mas, Depok, Senin (19/1/2026). (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

SIARAN DEPOK – Tongkat estafet kepemimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok resmi berpindah.

Mary Liziawati menyerahkan ‘jabatan’ Kepala Dinkes kepada Devi Maryori, dengan sejumlah isu krusial mengemuka, mulai dari status Depok yang kini non-Universal Health Coverage (UHC) hingga pengawalan program unggulan Wali Kota Depok, Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah.

Momen lepas sambut Kepala dan Sekretaris Dinkes yang digelar di RM Ikan Bakar 1000 Pulau, Pancoran Mas, Depok, Senin (19/1/2026), itu berlangsung dengan penuh keakraban.

Kepala Dinkes Kota Depok lama, Mary Liziawati, menyampaikan bahwa pekerjaan rumah (PR) yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pimpinan baru adalah status Depok yang kini berada pada kondisi non-UHC di awal 2026.

“Karena di awal 2026 ini kita sudah statusnya non-UHC. Ini yang harus segera ditindaklanjuti dan terus disosialisasikan ke masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawalan program unggulan Supian-Chandra hingga akhir masa pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Depok yang baru, Devi Maryori, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dengan fokus pada ketepatan sasaran UHC, khususnya bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

“Untuk peralihan dari UHC ke non-UHC, kami dari pimpinan melanjutkan kepemimpinan Ibu Mary selaku Kepala Dinas Kesehatan harus mengamankan dan mengamanahkan pesan-pesan dari pimpinan kami, Bapak Wali Kota Depok, agar UHC benar-benar untuk sasaran orang miskin dan tidak mampu,” jelasnya.

Menurutnya, pengawalan UHC tidak bisa dilakukan sendiri. Devi bilang, Dinkes akan berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Dinas Sosial agar data penerima manfaat benar-benar tepat sasaran.

Devi juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat yang tergolong mampu agar mengikuti pembiayaan kesehatan secara mandiri. Ia menuturkan, bahwa bantuan sosial hanya diperuntukkan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Untuk orang-orang yang mampu, nanti kami akan berikan edukasi agar ikut pembiayaan mandiri. Ini PR kami untuk menyadarkan masyarakat bahwa bantuan sosial hanya diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu,” tegasnya.

Terkait masih adanya warga tidak mampu yang berada di desil 6-10 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTsen), Devi menyebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi dan pembaruan data.

“Orang-orang yang memang miskin tapi belum masuk kriteria desil 1-5 akan diusulkan ke Kementerian Sosial dan dipadankan datanya oleh BPS, sehingga bisa kami pertanggungjawabkan jika ada pemeriksaan atau audit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan penguatan edukasi kepada masyarakat menjadi kunci, meski kebijakan tersebut dinilai tidak selalu populer.

“Ini bukan hal yang populer, tapi mendidik masyarakat bahwa bantuan sosial, termasuk UHC, beasiswa, rintisan sekolah swasta gratis, hingga RTLH, hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar layak, sesuai DTsen desil 1-5,” pungkas Devi.

Berita Terkait

Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Upaya Pemkot Depok Menjinakkan Banjir Pasir Putih Lewat Normalisasi Kali Pesanggrahan
Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan
BRI BO Cimanggis Perkuat Transformasi Digital Nasabah melalui Brimo Day di Sejumlah Uker Supervisi
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:04 WIB

UPN Veteran Jakarta Implementasi Green Business dalam Meningkatkan Efesiensi Biaya Produksi pada UMKM di Jakarta Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Jaga Keamanan Warga, Kelurahan Beji Tertibkan Sejumlah Baliho Rusak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Meta Akui Keliru Blokir Akun WhatsApp Massal, Akses Chat Mulai Dipulihkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Wajibkan Pengibaran Merah Putih Sebulan Penuh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Pemkot Depok Gelar Job Fair 2026 di Detos, Buka Ribuan Lowongan Kerja Mulai Lulusan SMA

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Nakhodai DPC PAPPRI Depok, Qori Hatmalina Siap Dorong Industri Musik Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Pemkot Depok Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Studio Alam TVRI untuk Pentas Seni dan Musik

Berita Terbaru