Edi Masturo Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Wajib Ikuti Mekanisme, Ini Penjelasannya!

- Reporter

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo, saat sosialisasi dalam kegiatan Subuh Gabungan RADELO (Rawa Denok-Pulo), di Masjid An-nur, Pancoran Mas, Minggu (18/1/2026). (Foto: Dok Narasumber)

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo, saat sosialisasi dalam kegiatan Subuh Gabungan RADELO (Rawa Denok-Pulo), di Masjid An-nur, Pancoran Mas, Minggu (18/1/2026). (Foto: Dok Narasumber)

SIARAN DEPOK – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Edi Masturo, menegaskan bahwa Dana RW sebesar Rp300 juta yang dialokasikan Pemerintah Kota Depok tidak dapat digunakan tanpa mekanisme yang jelas.

Dalam pernyataanya, legislator Gerindra itu mengatakan, Dana RW merupakan bantuan keuangan daerah berbasis program dan kegiatan, sehingga penggunaannya wajib mengikuti perencanaan resmi dan pertanggungjawaban administratif.

“Dana RW Rp300 juta ini bukan dana bebas dan bukan block grant murni. Penggunaannya memiliki aturan yang jelas,” ujar Edi saat sosialisasi dalam kegiatan Subuh Gabungan RADELO (Rawa Denok-Pulo), di Masjid An-nur, Pancoran Mas, Minggu (18/1/2026).

Menurut dia, setiap penggunaan Dana RW harus melalui mekanisme perencanaan, terutama musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), dan hanya dapat digunakan untuk kegiatan yang masuk dalam program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Edi menuturkan, pengelolaan Dana RW wajib dipertanggungjawabkan secara administratif dan keuangan. Seluruh proses, lanjut dia, harus terdokumentasi untuk menghindari potensi persoalan hukum.

Ia juga menjelaskan, pengelolaan Dana RW memiliki dasar hukum yang jelas, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, hingga peraturan daerah APBD dan peraturan wali kota terkait Dana RW.

Dalam kesempatan tersebut, Edi turut meluruskan posisi hukum Ketua RW. Menurut Edi, Ketua RW bukan kuasa pengguna anggaran, melainkan penerima bantuan keuangan daerah sekaligus pelaksana kegiatan berbasis swakelola.

Ia menambahkan, apabila terjadi penyimpangan, tanggung jawab tidak hanya melekat pada pengurus RW. OPD pembina dan pejabat penyalur dana juga dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti lalai dalam pengawasan.

“Pengawasan itu berlapis. Kalau ada pelanggaran, bukan hanya RW yang dimintai tanggung jawab,” tegas Edi.

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa Komisi A DPRD Kota Depok melakukan pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Dana RW melalui rapat kerja, evaluasi berkala dengan OPD terkait, serta audit preventif oleh Inspektorat Daerah.

Ia pun menekankan pentingnya transparansi kepada warga. Edi bilang, laporan penggunaan Dana RW wajib disampaikan kepada kelurahan dan OPD terkait serta dibuka kepada masyarakat.

Sementara terkait penyimpangan, Edi menyebut mekanisme dilakukan secara bertahap, mulai dari pembinaan, klarifikasi administratif, pengembalian kerugian daerah, hingga sanksi administratif. Jika ditemukan unsur pidana, kasus akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Tujuannya agar Dana RW benar-benar bermanfaat dan tidak menimbulkan persoalan hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Strategi Cak Imin Tekan Diabetes: Dorong UMKM Kuliner Sehat
DPUPR Depok Gas Pol Normalisasi 7 Titik Saluran Demi Cegah Banjir
Aksi Sigap Kapolres Metro Depok Tekan Macet di Tanah Baru
Warga Depok, Manfaatkan Layanan Uji Emisi Gratisnya!
Kenali Jenis Kontrasepsi dan Layanan di Puskesmas Sukmajaya
Awasi Limbah Usaha, DLHK Depok Depok Tegas Soal IPAL!
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Atasi Masalah Depok, Chandra Rahmansyah Dorong Sinergi Perangkat Daerah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Strategi Cak Imin Tekan Diabetes: Dorong UMKM Kuliner Sehat

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

DPUPR Depok Gas Pol Normalisasi 7 Titik Saluran Demi Cegah Banjir

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Aksi Sigap Kapolres Metro Depok Tekan Macet di Tanah Baru

Senin, 2 November 2026 - 16:06 WIB

Warga Depok, Manfaatkan Layanan Uji Emisi Gratisnya!

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

Kenali Jenis Kontrasepsi dan Layanan di Puskesmas Sukmajaya

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space

Senin, 2 November 2026 - 13:22 WIB

Atasi Masalah Depok, Chandra Rahmansyah Dorong Sinergi Perangkat Daerah

Senin, 2 November 2026 - 13:17 WIB

Impian Kuliah Jadi Nyata: Depok Buka Beasiswa Maung untuk 199 Warga

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (tengah) bersama Wali Kota Depok, Supian Suri (kanan) saat mengunjungi stan UMKM Madu Sukatani pada gelaran Piloting 1001 Pasar Rakyat X Car Free Day (CFD) Kota Depok di Depok Open Space, Balai Kota Depok, Minggu (01/11/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Strategi Cak Imin Tekan Diabetes: Dorong UMKM Kuliner Sehat

Senin, 2 Nov 2026 - 19:32 WIB

Penanganan Situ Pedongkelan yang dilakukan oleh Satgas DPUPR Kota Depok. (Foto: Ilustrasi/Diskominfo)

Berita Depok

DPUPR Depok Gas Pol Normalisasi 7 Titik Saluran Demi Cegah Banjir

Senin, 2 Nov 2026 - 17:44 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Christian Rony Putra mendampingi personel Satlantas dalam penataan arus lalu lintas pagi hari, Senin (02/11/26). (Dok. Humas Polres Metro Depok)

Berita Depok

Aksi Sigap Kapolres Metro Depok Tekan Macet di Tanah Baru

Senin, 2 Nov 2026 - 16:09 WIB

Dokumentasi kegiatan uji emisi oleh DLHK Kota Depok. (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Warga Depok, Manfaatkan Layanan Uji Emisi Gratisnya!

Senin, 2 Nov 2026 - 16:06 WIB

Visualisasi proses pelayanan KB implan di Puskesmas Sukmajaya. (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Kenali Jenis Kontrasepsi dan Layanan di Puskesmas Sukmajaya

Senin, 2 Nov 2026 - 16:02 WIB