UI dan Pemkot Depok Merajut ‘Rumah Bersama’: Dari Exit Tol RS UI hingga Pelatihan Kerja

- Reporter

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Depok, Supian Suri (kiri) bersama Rektor UI, Heri Hermansyah (tengah) dan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah (kanan) saat ditemui di Balai Kota Depok, Kamis (8/1/2026). (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

Wali Kota Depok, Supian Suri (kiri) bersama Rektor UI, Heri Hermansyah (tengah) dan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah (kanan) saat ditemui di Balai Kota Depok, Kamis (8/1/2026). (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

SIARAN DEPOK – Universitas Indonesia (UI) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat kerjasama sekaligus merajut hubungan kampus dan kota bukan sekadar sebagai tetangga administratif, melainkan sebagai ‘rumah bersama’. Rumah yang di dalamnya ada jalan, pekerjaan, pendidikan, dan masa depan warganya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Rektor UI Heri Hermansyah seusai melakukan audiensi dengan Wali Kota Depok, Supian Suri di Balai Kota Depok, Kamis (8/1/2026).

“Depok adalah rumah kita bersama. Karena itu relasi UI dan Pemkot harus kondusif dan saling menguatkan,” kata Heri kepada wartawan.

Salah satu isu paling nyata yang dibahas adalah soal infrastruktur. Heri menjelaskan, UI tengah membangun exit tol menuju Rumah Sakit UI yang nantinya akan terhubung dengan jalan terusan dari Juanda ke Kukusan.

Ia menuturkan, konektivitas ini bukan hanya soal akses kampus atau rumah sakit, tapi juga soal wajah baru mobilitas Depok dari jembatan, underpass, hingga rencana flyover Margonda.

Tak hanya itu, isu yang lebih ‘membumi’ justru muncul saat pembahasan beralih ke sumber daya manusia.

Heri menyebutkan, Depok sebagai penyangga Ibukota dengan bonus demografi dan banyaknya lulusan SMA, masih menghadapi tantangan klasik yakni transisi dari sekolah ke dunia kerja.

UI, lanjut dia, siap masuk ke ruang itu lewat program pendidikan dan pelatihan bersertifikat. Salah satunya pelatihan teknologi informasi (IT) bagi lulusan SMA, dengan skema pendidikan satu hingga dua tahun yang berorientasi pada kesiapan kerja.

“Peserta bukan hanya belajar, tapi juga pulang membawa sertifikat kompetensi. Ini penting agar mereka benar-benar siap masuk pasar kerja,” ungkap Heri.

Di level yang lebih luas, UI juga tengah berkolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk membentuk Migran Center. Targetnya jelas: menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terdidik, terlatih, dan berdaya saing untuk bekerja di luar negeri, bukan sekadar sebagai pekerja kasar, tetapi sebagai diaspora profesional.

Lebih jauh, Heri menilai, Depok bukan hanya lokasi kampus terbesar di Indonesia itu berdiri, tapi juga tempat hidup ribuan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI.

Di sisi lain, Wali Kota Depok Supian Suri, menyambut kolaborasi ini sebagai peluang besar bagi kota yang dipimpinnya. Ia menegaskan, kehadiran UI di Depok harus memberi manfaat langsung bagi warga.

“UI bukan hanya aset nasional, tapi juga bagian dari Depok. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Bang Supian itu.

Selain SDM dan infrastruktur, Bang Supian menyampaikan, UI juga akan mendukung kajian pengembangan kawasan heritage Depok Lama. Hal itu sebagai upaya merawat ingatan kota di tengah laju pembangunan.

Soal Migran Center, Bang Supian mengungkapkan, Pemkot Depok bahkan membuka opsi integrasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah kota. Tujuannya agar pelatihan tenaga kerja tak berjalan sendiri-sendiri, tapi terhubung dalam satu ekosistem.

“Apakah migran center ini menjadi kita padukan di sana atau seperti apa. Ini yang sedang terus kita bangun kolaborasi,” tuntasnya.

Berita Terkait

Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan
Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
Intip Koperasi Merah Putih Grogol yang Dipuji Wali Kota Depok: Lengkap dan Murah!
54 Sekolah di Depok Direvitalisasi, Belajar Makin Nyaman
Sinergi BKKBN dan DPR RI demi Pembangunan Keluarga Sejahtera
Intip Tampilan Baru SDN Depok Baru 8 Usai Direvitalisasi!
Gerak Cepat Kapolres Metro Depok Tekan Macet Jalanan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:23 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Intip Koperasi Merah Putih Grogol yang Dipuji Wali Kota Depok: Lengkap dan Murah!

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:12 WIB

54 Sekolah di Depok Direvitalisasi, Belajar Makin Nyaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Intip Tampilan Baru SDN Depok Baru 8 Usai Direvitalisasi!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Gerak Cepat Kapolres Metro Depok Tekan Macet Jalanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Chandra Rahmansyah Imbau ASN: Anggaran Boleh Dihemat, Kesehatan Jangan Diabaikan

Berita Terbaru

Gedung SDN Depok Baru 8 terlihat jauh lebih layak dan memadai setelah direvitalisasi oleh Kementerian Dikdasmen RI. (Foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

54 Sekolah di Depok Direvitalisasi, Belajar Makin Nyaman

Senin, 19 Okt 2026 - 21:12 WIB