Gubernur Dedi Mulyadi Larang Penanaman Sawit di Jawa Barat: Ngga Cocok

- Reporter

Kamis, 1 Januari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menyambangi Balai Kota Depok. (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menyambangi Balai Kota Depok. (Foto: Siaran Depok/Malik Sihite)

SIARAN DEPOK – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi melarang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah Jawa Barat. Larangan itu ditegaskan lewat surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota.

Menurut KDM, sapaan akrabnya, kebun sawit terbukti memicu krisis air bersih di sejumlah daerah. Ia menyebut, telah memerintahkan Kepala Dinas Perkebunan untuk segera menyiapkan regulasi berupa surat edaran atau peraturan gubernur.

“Saya sudah meminta kepala dinas perkebunan untuk membuat surat edaran atau pergub larangan budidaya sawit di Jabar sejak sekarang,” katanya dikutip dari Kompascom, Selasa (30/12/2025).

Ia mengungkapkan, enam bulan lalu dirinya menerima laporan rencana penanaman sawit di lereng Gunung Ciremai. Karena itu, KDM langsung meminta kepala daerah setempat menghentikan rencana tersebut.

“Saya bilang hentikan, tidak boleh diteruskan, dan akhirnya berhenti,” ujar KDM.

Sementara itu, terkait keberadaan kebun sawit di wilayah Cirebon, Dedi mengaku belum menerima laporan resmi. Namun, ia menegaskan bahwa jika lahan tersebut tidak sesuai peruntukan tata ruang, maka harus dilakukan penggantian fungsi.

KDM pun mencontohkan kondisi di Sukabumi dan Subang, di mana warga yang tinggal di sekitar kebun sawit kesulitan mendapatkan air bersih. Hal itu menjadi alasan utama Pemprov Jabar menutup ruang bagi ekspansi sawit.

“Jadi saya buat larangan karena Jabar kecil daerahnya dan wilayahnya sempit sawit kan perlu areal yang luas jadi nggak cocok. Jadi cocoknya teh, karet, kopi,” tegasnya.

Lebih jauh, mantan Bupati Purwakarta itu juga memastikan pemerintah provinsi akan menghentikan alih fungsi lahan yang tidak sesuai aturan. Ia mengungkapkan, sejumlah bencana banjir di Jawa Barat terjadi akibat kesalahan tata ruang.

“Kita benahi mulai Januari. Akan dibahas untuk perubahan tata ruang di seluruh Jawa Barat,” tutupnya.

Berita Terkait

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans
Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Bakal Dibangun, Terhubung hingga BORR
Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta
CPH Laporkan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara, Minta KPK Gunakan Kewenangan Supervisi
Pemkot Depok Imbau Peringatan HUT ke-81 RI Digelar Sederhana dan Bebas Kepentingan Politik
Wali Kota Depok: Job Fair 2026 Jadi Ruang Belajar dan Peluang Raih Pekerjaan
Job Fair Depok 2026 Masih Dipadati Pencari Kerja, Ribuan Pelamar Berburu Lowongan
DLHK Depok Pastikan Pengangkutan Sampah ke TPA Cipayung Tetap Normal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Tak Hanya Juara, Pemkot Depok Gandeng 20 Finalis Abang Mpok 2026 Jadi Duta Pembangunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah Putih di CFD Margonda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:43 WIB

SDH Resmi Hadir di Depok, Pemkot Tekankan Pentingnya Layanan Pendidikan Bermutu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:49 WIB

DLHK Depok Buka Suara Soal Isu Penutupan TPA Cipayung, Pastikan Operasional Tetap Normal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Cegah Tawuran Pelajar, Polsek Beji Minta Orang Tua dan Pihak Sekolah Memperketat Pengawasan

Berita Terbaru

Ibu-ibu yang tergabung di Sasana Bulan RW 07 Kampung Ciherang Kelurahan Sukatani Tapos menggelar Karnaval Kemerdekaan dengan tema Go Green. (Sumber foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:15 WIB