Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr. H. Wihaji, menyempatkan diri turun langsung ke Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, di tengah agenda Rapat Koordinasi Akhir Tahun di Novotel Bogor, Selasa (2/12/2025).

Didampingi Wakil Menteri Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi, serta jajaran pemerintah daerah dan warga, Wihaji memimpin aksi sosial berupa bedah rumah dan intervensi gizi bagi keluarga berisiko stunting.

Menurut Wihaji, kehadiran rombongan di lapangan bertujuan memastikan kondisi keluarga yang masuk kategori KRS (keluarga berisiko stunting) serta memberikan bantuan nyata.

“Kami melihat langsung kondisi keluarga yang asupan gizinya kurang, air bersih terbatas, dan sanitasi belum memadai. Karena itu hari ini kita bantu rumahnya, jambannya, hingga sanitasi dan intervensi gizinya,” ujar Wihaji.

Untuk memperkuat kepedulian para peserta rakor, Wihaji mengajak seluruh pejabat dan pendamping untuk ikut kerja bakti bersama warga.

“Saya minta semua turun tangan, biar tahu rasanya. Mengetahui itu satu hal, merasakan itu beda,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wamen, Wakil Bupati, hingga jajaran BKKBN turut mengambil peran—mulai dari membantu memasak hingga mengaduk adukan bangunan.

Wihaji juga memaparkan bahwa jumlah KRS di Indonesia masih besar, mencapai 8,6 juta keluarga. Kabupaten Bogor termasuk wilayah prioritas mengingat jumlah penduduk yang tinggi. Ia menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan program nasional yang menjadi perhatian langsung Presiden.

Program MBG (Makan Bergizi Gratis) disebut akan diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, dengan skema bantuan yang siap menutup kebutuhan hingga enam bulan sampai satu tahun sebelum teregistrasi dalam program reguler.

“Target nasional saat ini 19,8 persen. Bogor sudah di angka 18 persen, di bawah rata-rata nasional. Tahun 2029 ditargetkan turun menjadi 14 persen,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah yang dinilai selaras dengan program rumah tidak layak huni yang juga sedang berjalan di kabupaten tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Menteri dan Bu Wamen. Upaya penurunan stunting di Jawa Barat sudah menunjukkan hasil dan ini perlu terus dikawal, terutama melalui pola hidup sehat dari rumah,” katanya.

Ade juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat terkait air bersih dan sanitasi sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo, dan memastikan bahwa Kabupaten Bogor akan terus memperkuat kolaborasi lintas dinas dalam penanganan stunting.

Berita Terkait

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh
TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida
Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama
PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:09 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Sambil Menumpang Bus Sekolah, Siswa SDN Anyelir 1 Depok Diajak Paham Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala UPTD Puskesmas Tapos, dr. Zulfa. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

Ini Dia Kronologi Asli Tentang Isu Bayi Meninggal Di Tapos Depok!

Senin, 5 Okt 2026 - 12:06 WIB