Cegah Sunting, Kecamatan Kemang Lakukan Pembinaan Tim Pendamping Keluarga

- Reporter

Jumat, 21 Oktober 2022 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – TPK (Tim Pendamping Keluarga) adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting. Mereka terdiri dari kader tingkat RT/RW yang melakukan sosialisasi dan edukasi kepada kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga punya balita.

TPK dibentuk oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diberikan mandat oleh Presiden Jokowi untuk mewujudkan Indonesia Zero Stunting. Setiap TPK terdiri dari Nakes, Kader PKK, dan Kader KB.

Dalam rangka meningkatkan peran TPK, Kamis, 20 Oktober 2022, Kecamatan Kemang melakukan Rapat Pembinaan Kader TPK. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Kemang, Rameni, S.STP., M Si, Kepala UPT Wilayah 3 Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Dadang Surahmat, SE., dan Korlap KB Kecamatan Kemang, Khairunnas, S.HI., MM.

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara, Camat Rameni menyatakan tekad Kecamatan Kemang untuk mewujudkan Zero Stunting. “Saya meminta kepada seluruh kader TPK yang hadir untuk melaksanakan tugas dalam rangka mencegah stunting di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Khairunnas, yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut, menyampaikan data capaian pendampingan sasaran di Kecamatan Kemang. Menurutnya, capaian pendampingan di Kecamatan Kemang sudah cukup baik, tapi masih harus ditingkatkan. “Pendampingan kepada sasaran sasaran keluarga beresiko stunting harus ditingkatkan, agar Kecamatan Kemang terhindar dari kasus stunting,” tukasnya.

TPK diharapkan dapat menyisir dan mendata sasaran keluarga yang beresiko stunting. Kemudian melakukan sinergi dengan berbagai pihak agar jika ada kasus keluarga yang beresiko stunting dapat segera diberikan penanganan. “Kita berharap para kader TPK dapat melakukan pendataan dan pendampingan dengan baik kepada keluarga sasaran agar terjadinya kasus stunting bisa dicegah,” tutupnya./Naz

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar
Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang
PMI Depok Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, PT Tirta Asasta Siap Gelar Asasta Fun Run 2026 di Sawangan
Progres Signifikan, Pengerjaan Proyek Jalan Enggram dan Pemuda di Sawangan Dikebut Siang Malam
Siswa PAUD hingga SMP di Depok Kembali Tatap Muka Setelah Dua Hari PJJ
Puluhan Jabatan di Pemkot Depok Kosong, Sejumlah Pejabat Masuk Purnabakti
KBM Tatap Muka di Depok Kembali Normal Besok, Disdik Imbau Warga Sekolah Tetap Gunakan Masker
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:15 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar

Rabu, 9 September 2026 - 22:05 WIB

Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang

Rabu, 9 September 2026 - 22:02 WIB

PMI Depok Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 9 September 2026 - 12:26 WIB

Progres Signifikan, Pengerjaan Proyek Jalan Enggram dan Pemuda di Sawangan Dikebut Siang Malam

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Siswa PAUD hingga SMP di Depok Kembali Tatap Muka Setelah Dua Hari PJJ

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Puluhan Jabatan di Pemkot Depok Kosong, Sejumlah Pejabat Masuk Purnabakti

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

KBM Tatap Muka di Depok Kembali Normal Besok, Disdik Imbau Warga Sekolah Tetap Gunakan Masker

Selasa, 8 September 2026 - 19:10 WIB

Inovasi Pembelajaran SDN Anyelir 1 Depok Selama PJJ: Guru Tak Hanya Sekadar Beri Tugas

Berita Terbaru