Tujuh Manfaat KDS dan Cara Mendaftarnya

- Reporter

Minggu, 15 Mei 2022 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH) menjelaskan Kartu Depok Sejahtera  (KDS) adalah program yang menyatukan dan mengintegrasikan data kemiskinan di Kota Depok. Dirinya pun memaparkan berapa  banyak masyarakat Depok sebagai penerima tujuh manfaat dalam KDS, serta bagaimana cara mendaftarnya.

Dikatakannya, tujuh manfaat  KDS yang pertama adalah penerima  Bantuan BPJS Gratis (KIS) dari Dinas Kesehatan. Dengan  mekanisme, masyarakat mengusulkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan akan verifikasi oleh mereka, jika sesuai kriteria diusulkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) maka akan diverifikasi oleh puskesmas terdekat. Jika sesuai kriteria akan dibuatkan kartu KIS PBI (Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran) berasal dari APBD.

“Untuk tahun 2021  peserta KIS sebanyak 223.532 jiwa, dimana cover APBD Kota Depok sebanyak 43.156. Sedangkan tahun 2022 peserta 226.505 pendaftar hingga bulan Mei sebanyak 6.606,” kata IBH seperti dilansir  dari berita.depok.go.id, Sabtu, 14 Mei 2022.

Manfaat yang kedua yakni penerima KDS dari beasiswa pendidikan. Untuk jenjang SD/SLB/MI dan SMP/SLB/Tsanawiyah siswa/siswi hanya untuk sekolah swasta, untuk SMA/SMK/MA boleh untuk siswa dan siswi bersekolah di negeri maupun swasta dan MA. Besaran beasiswa SD/SLB/MI senilai Rp 2 juta/siswa/tahun, SMP/SLB/Tsanawiyah senilai Rp 3 juta/siswa/tahun dan SMA/SMK/MA senilai Rp 2 juta /siswa/tahun.

“Mekanismenya melalui Dinas Pendidikan (Disdik), nantinya Siswa mengisi google form dan disampaikan ke pihak sekolah. Kepala Sekolah menambahkan dengan memberikan surat keterangan bahwa yang bersangkutan adalah siswa sekolah tersebut dan termasuk siswa miskin,” tuturnya.

“Sekolah atau lembaga mengusulkan ke Disdik. Selanjutnya, usulan tersebut dimasukkan ke sistem aplikasi permohonan bantuan hibah dan bansos Disdik Depok (E-Hisos). Dan pencarian akan ada verifikasi, hasilnya akan di SK-kan oleh Wali Kota,” tuturnya.

Untuk jumlah penerima KDS pendidikan tahun 2021 untuk SD sebanyak 2.333 siswa, MI 6.486 siswa dengan total 8.819 siswa, SMP 6.793 siswa, MTs 3.034 siswa dengan total 9.827 siswa , SMA 170 siswa, SMK 557, MA 16 dengan total 743 siswa.

Rencana Tahun 2022 untuk SD 1.793 siswa, MI 7.026 siswa, dengan total 8.819 siswa, SMP 5.909 siswa, MTs 4.228 siswa dengan total 10.137. Sedangkan SMA sebanyak 1.718 siswa.

Selanjutnya manfaat KDS ketiga yaitu Santunan Kematian (Sankem) dari Dinas Sosial (Dinsos) dengan ahli waris melengkapi berkas-bekas seperti surat keterangan kematian dari kelurahan, KTP dan Kartu Keluarga yang disampaikan ke loket Dinsos untuk diverifikasi. Nantinya bantuan yang diberikan senilai Rp 2 juta setiap orang.

“Jumlah penerima KDS Sankem  tahun 2021 sebanyak 4.134 jiwa, tahun 2022 hingga Mei 1.074 jiwa dari perencanaan sebanyak 3.150 jiwa,” tuturnya.

Kemudian manfaat KDS keempat yakni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman. Dengan

Syarat khusus seperti rumah milik sendiri dan dalam kondisi tidak layak. Besaran bantuan senilai Rp 23 juta per rumah dengan uraian bentuk bahan bangunan Rp 22 juta dan jasa Rp 1 juta.

Mekanisme penerima bantuan RTLH sebagian besar penerima berasal dari usulan anggota DPRD Kota Depok. Hasil reses anggota DPRD berupa aspirasi warga atau RT-RW dan LPM mengusulkan ke Perangkat Dinas/Kelurahan/Kecamatan. Lalu diverifikasi oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman layak tidaknya mendapatkan bantuan RTLH.

“Jumlah Penerima pada tahun 2021 sebanyak 1795 rumah, tahun 2022 sebanyak 758 rumah. Kemudian manfaaat KDS kelima yakni Penerima Bantuan Pangan Non Tunai oleh Dinsos, penerima berasal dari DTKS yang belum menerima bantuan pusat (Kemensos), dan lebih diutamakan lansia dan disabilitas. Semua penerima bantuan diverifikasi ulang untuk kelayakan sebagai penerima,”jelasnya.

Kata IBH, terdapat usulan sebanyak 2000 orang tahun 2021 atas verifikasi ulang penerima yang layak sebanyak 1.672 orang. Data penerima akan dinamis karena faktor penerima pindah rumah atau wafat atau sudah membaik kondisi perekonomiannya. Untuk bantuannya berupa kebutuhan pokok atau bahan pangan senilai Rp 150 ribu per bulan. Jumlah penerima tahun 2021 sebanyak 1.672 orang, rencana di 2022 sebanyak 2.000 orang.

Untuk maanfaat KDS yang keenam yakni Penerima Bantuan Ketrampilan dan Pelatihan Kerja  oleh Dinas Tenaga Kerja dengan jenis pelatihan Komputer, Perbengkelan, Tata Boga, Service Komputer, Service AC dan Tata Rias. Pelatihan yang biasa dilakukan oleh Dinas diberikan kouta sebesar 50-75  persen yang mendapatkan KDS atau DTKS. Untuk jumlah penerima pelatihan ini tahun 2021 sebanyak 86 orang dari 145 orang yang dilatih. Tahun 2022  untuk data sementara sebanyak 51 orang dari 80 orang.

Terakhir, manfaat KDS bagi Lansia dan Disabilitas Berdaya oleh Dinsos. Mereka akan mendapatkan bantuan pangan, bagi disabilitas mereka juga mendapatkan bantuan kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, dan tongkat tuna netra.

“Jumlah penerima pada tahun 2021 sebanyak 49 jiwa, pada 2022 direncanakan sebanyak 63 jiwa,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans
Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Bakal Dibangun, Terhubung hingga BORR
Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta
CPH Laporkan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara, Minta KPK Gunakan Kewenangan Supervisi
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Pemkot Depok Imbau Peringatan HUT ke-81 RI Digelar Sederhana dan Bebas Kepentingan Politik
Wali Kota Depok: Job Fair 2026 Jadi Ruang Belajar dan Peluang Raih Pekerjaan
Job Fair Depok 2026 Masih Dipadati Pencari Kerja, Ribuan Pelamar Berburu Lowongan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Tak Hanya Juara, Pemkot Depok Gandeng 20 Finalis Abang Mpok 2026 Jadi Duta Pembangunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah Putih di CFD Margonda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:43 WIB

SDH Resmi Hadir di Depok, Pemkot Tekankan Pentingnya Layanan Pendidikan Bermutu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:49 WIB

DLHK Depok Buka Suara Soal Isu Penutupan TPA Cipayung, Pastikan Operasional Tetap Normal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Cegah Tawuran Pelajar, Polsek Beji Minta Orang Tua dan Pihak Sekolah Memperketat Pengawasan

Berita Terbaru

Ibu-ibu yang tergabung di Sasana Bulan RW 07 Kampung Ciherang Kelurahan Sukatani Tapos menggelar Karnaval Kemerdekaan dengan tema Go Green. (Sumber foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:15 WIB