Legenda Rasa Kerupuk Usek di Jawa Tengah

- Reporter

Jumat, 24 Desember 2021 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah pasti tidak asing dengan kerupuk Usek. Kerupuk ini dikenal dengan nama kerupuk miskin atau kerupuk melarat, tapi warga di desa Kabundelan lebih suka disebut dengan kerupuk usek.

Menurut mereka kerupuk miskin atau melarat kurang pas disandang kerupuk ini, karena biasa disantap oleh semua kalangan masyarakat. mengingat proses yang di panaskan dengan pasir kerupuk usek bisa disebut juga dengan nama kerupuk tayamum.

Soal nama tidak perlu di perdebatkan yang terpenting kerupuk usek ini dilestarikan sebagai identitas turun temurun kudapan dari Jawa Tengah.

baca juga :

Pengosongan Lahan UIII Rampung Tanpa Kendala Di Hari ke 2

Adapun proses produksinya bisa kita ambil contoh produksi kerupuk usek di Kabundelan Kelurahan Karangasem Selatan Kecamatan Batang. Proses pembuatan kerupuk di awali dengan membuat adonan terlebih dahulu. Tidak tanggung tanggung,  produksi kerupuk ini bisa menghabiskan 500kg tepung tapioka dan melibatkan 15 pekerja dalam satu kali pembuatan.

Proses selanjutnya siapkan tepung kemudian siram dengan air panas sambil di aduk, campurkan bumbu yang sudah di larutkan, aduk sampai adonan kerupuk berubah menjadi kalis.  Setelah dicetak adonan dikukus dalam pembuatan kerupuk usek peralatan yang dipakai sangat tradisional tanpa bantuan mesin sama sekali.

Jika sudah tertata rapi adonan kerupuk bisa dikukus selama 30menit, di Kabupaten Batang kukusan ini disebut dengan rangsangan. Satu kali pengukusan rangsengan bisa menampung ratusan teplek.

Adapun bahan bakar yang di pakai dalam proses kukus adalah sekam padi, sekam dianggap memiliki panas yang stabil dan tidak menghasilkan asap berlebih. Setelah matang angkat adonan dan angin anginkan lalu jemur. Penjemuran kerupuk usek masih mengandalkan sinar matahari. Saat cuaca panas hanya dibutuhkan satu hari sampai kerupuk kering.

Penggorengan kerupuk usek menggunakan alat yang di modifikasi dari drum. Alat ini disebut molen yang digerakkan dinamo listrik. Setelah pasir dipanaskan, masukkan kerupuk dan masak sampai mengembang.

Pasir yang digunakan ini bukan pasir biasa tapi jenis pasir gunung atau pasir sungai yang telah di sterilkan. Pasir ini digunakan juga karena tidak mudah menempel pada permukaan kerupuk. Kerupuk usek disebut rendah kolesterol karena proses penggorengannya tidak menggunakan minyak.

peminat kerupuk ini lumayan banyak selain cemilan sehari hari kerupuk ini juga hadir dalam berbagai acara mulai dari perkawinan pindah rumah dan lain lainnya kerupuk usek siap dikirim ke sejumlah wilayah di Indonesia untuk 1kg kerupuk usek mentah di banderol Rp 12.000

Berita Terkait

Proyek Jalan Alternatif Enggram–Pemuda Ditargetkan Rampung Desember 2026
Wali Kota Depok Resmikan Dimulainya Proyek Pelebaran Jalan Enggram–Jalan Pemuda di Sawangan
Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04 WIB

Proyek Jalan Alternatif Enggram–Pemuda Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Depok Resmikan Dimulainya Proyek Pelebaran Jalan Enggram–Jalan Pemuda di Sawangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:40 WIB

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner

Berita Terbaru