UI Selenggarakan Forum Diskusi Lingkungan Tingkat Asia

- Reporter

Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Kantor Internasional Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan AEON Environmental Foundation menyelenggarakan kegiatan Asian Students Environment Platform (ASEP) secara daring dan ditayangkan langsung melalui kanal Youtube UI Teve, pada Senin, 9-11 Agustus 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UI, Ari Kuncoro dan Executive Director AEON Enviromental Foundation, Yuriko Yamamoto.

ASEP adalah forum yang dibentuk berdasarkan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Sekretariat United Nations Enviroment Programme dan AEON Environmental Foundation pada tahun 2012. Program ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan lulusan sarjana dari Jepang dan negara Asia lainnya untuk berdiskusi dan bertukar pendapat terkait isu lingkungan di dunia.

Ari menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa UI bangga ikut ambil bagian dari penyelenggaraan kegiatan ini sebagai representasi dari Indonesia, di tengah pandemi Covid-19. “Kami berharap forum ini dapat menjadi wadah kerja sama antara dua institusi, bahkan di tengah suasana global saat ini yang menjadikan kegiatan kerja sama dan mobilitas internasional sulit dilakukan,” ujarnya.

Yuriko Yamamoto mengatakan bahwa kolaborasi adalah sesuatu yang sangat penting dilakukan dalam era pandemi ini, terutama dalam konteks penanganan masalah lingkungan. “Tidak mungkin menyelesaikan begitu banyak permasalahan lingkungan di dunia tanpa adanya kerja sama dari berbagai pemangku kepentingan. Justru dengan adanya kolaborasi, kita bisa mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin,” ujarnya.

Tujuan forum ini adalah untuk membentuk generasi muda masa depan yang dapat berperan aktif dalam upaya penanganan permasalahan lingkungan di dunia. Selama tiga hari ke depan, para peserta akan diajak untuk mengikuti kegiatan seminar dan forum diskusi dalam kelompok-kelompok kecil yang diisi oleh berbagai mahasiswa dari berbagai negara. Di hari terakhir, para peserta akan melakukan presentasi terkait cara membangun suatu masyarakat yang sadar akan isu sampah dan pengolahannya.

Dalam kegiatan ASEP hari pertama ini, para peserta diajak untuk memahami isu-isu lingkungan di dunia, salah satunya adalah tentang isu pengolahan sampah (recycling society). Rosa Vivien Ratnawati (Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK), narasumber dalam sesi kuliah umum, mengatakan bahwa pada tahun 2020 jumlah bank sampah di Indonesia telah mencapai 11.330 unit di 369 kabupaten/kota di Indonesia, dan laba yang dihasilkan mencapai Rp54 miliar per tahun. Program pemberdayaan bank sampah ini dilakukan melalui pertemuan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bank Sampah setiap tahun, serta dibentuknya Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) yang merupakan wadah organisasi serta edukasi maupun pembinaan bank sampah di Indonesia.

Rosa mengatakan bahwa pada tahun 2019, KLHK mencatat jumlah timbunan sampah di Indonesia adalah sebesar 67,8 juta ton per tahun yang terdiri dari sampah organik (57%), sampah plastik (15 %), sampah kertas (11 %), dan sampah lainnya (17%). Menurutnya, pemerintah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengolah tumpukan sampah tersebut menjadi sesuatu yang punya nilai guna, salah satunya dengan menerbitkan berbagai regulasi pengolahan sampah.

“Diterbitkannya UU Nomor 18 Tahun 2008, PP Nomor 81 Tahun 2012, dan PP No. 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah telah membuktikan upaya-upaya ini. Ini diperkuat dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden No 97 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri LHK No 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen,” ujarnya menjelaskan.

Pemerintah telah melakukan upaya nyata untuk melakukan pengelolaan sampah secara sistematis dan terintegrasi, antara lain melalui program bank sampah. Bank sampah merupakan wadah atau tempat untuk mengelola sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle yang pengelolaannya dilakukan secara kolaboratif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pengusaha.

Tahun ini penyelenggaraan ASEP diikuti oleh 108 peserta dari sembilan universitas dan sembilan negara, yaitu Universitas Royal University of Phnom Penh (Kamboja), Tsinghua University (Cina), Waseda University (Jepang), University of Malaya (Malaysia), Korea University (Korea Selatan), University of the Philippines (Filipina), Chulalongkorn University (Thailand), Vietnam National University, Hanoi (Vietnam), dan Universitas Indonesia (Indonesia).

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB