oleh

Lokasi Penyekatan di Depok, Dijaga 125 Personel Gabungan

Siarandepok.com– Terjadinya Perpanjangan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 diiringi dengan pelaksanaan penyekatan di jalan-jalan protokol di Kota Depok.

Terdapat empat titik penyekatan di jalan Kota Depok yang bertujuan untuk menghalau pergerakan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Metro Depok Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Indra Waspada menyampaikan, penyekatan di Kota Depok difokuskan pada titik-titik perbatasan.

“Penyekatan dilakukan di perbatasan Depok dengan Jakarta dan Depok-Bogor,” kata Andi, Senin 26 Juli 2021.

Adapun titik-titik penyekatan di Kota Depok diantaranya, Jalan Margonda Raya (perbatasan Depok-Jakarta Selatan) tepatnya di fly over UI, Jalan Komjen M Jasin (perbatasan Depok-Jakarta Timur), Jalan Raya Bogor (perbatasan Depok-Bogor) tepatnya di SPBU Cilangkap.

“Terakhir di depan Komplek BSI Sawangan perbatasan Depok-Bogor,” kata Andi.

Andi menambahkan, keempat titik tersebut dijaga oleh 125 personel gabungan dengan rincian Polri 60 personel, TNI 25 personel, Dinas Perhubungan 20 personel dan Satpol PP 20 personel.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi telah memperpanjang PPKM Level 4 selama sepekan mulai dari tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Pengumuman itu dibacakan Jokowi secara virtual melalui akun youtube Sekretariat Presiden pada Minggu 25 Juli 2021.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual, Minggu 25 Juli 2021.

Jokowi mengatakan, tren perbaikan ke arah positif yang terjadi setelah pemberlakuan PPKM Darurat selama 23 hari, tidak lantas masyarakat bisa dengan bebas menyikapinya.

Perlu kecermatan dan kehati-hatian, sehingga perpanjangan PPKM Level 4 adalah jalan tengahnya.

“Kita tahu saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi COVID-19, laju penambahan kasus, BOR, dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa,” kata Jokowi.

“Namun, demikian kita harus tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini, tetap harus selalu waspada varian delta yang sangat menular, pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat,” tambahnya.
(Rohmat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru