Aktivitas Warga Diklaim Menurun 30 Persen Saat PPKM Darurat

- Reporter

Rabu, 14 Juli 2021 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Depok, aktivitas warga diklaim turun sekitar 30 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, semua upaya dilakukan dalam penerapan PPKM Darurat di Kota Depok, salah satunya dengan melakukan penyekatan di sejumlah jalan.

“Petugas gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508/Depok, dan Pemerintah Kota Depok turun ke jalan untuk melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, berdasarkan dengan pengamatan dan pengawasan di lapangan, terjadi penurunan aktivitas warga di jalan.

“Sebanyak 30 sampai 35 persen aktivitas warga di jalan mengalami penurunan dari sebelum pemberlakuan penyekatan. Jadi sudah cukup signifikan untuk di jalan juga terjadi penurunan, namun masih cukup tinggi arus lalu lintasnya,” paparnya.

Dadang juga menjelaskan, masih tingginya arus lalu lintas disebabkan beberapa hal, salah satunya di sektor hulu, terutama di sektor non-esensial dan kritikal masih banyak melakukan aktivitas.

“Hal itu perlu upaya kerja sama semua pihak, terutama di sektor nonesensial.Tetapi terjadi penurunan penumpang kereta, tapi di jalan belum signifikan penurunannya,” katanya.

Sebagai upaya menurunkan jumlah aktivitas warga, pemberlakuan kebijakan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dan Kartu Identitas Peserta Sektor Prioritas (KIPOP) akan digalakan.

Warga dari arah Kota Depok yang ingin ke Jakarta juga diminta menunjukkan STRP yang ingin melintas di lokasi penyekatan.

“Begitu pun warga yang ingin ke Depok dapat menunjukkan KIPOP, sedangkan nakes dapat menunjukkan ID card atau faskes dari instansi masing-masing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru