Tinggal Tunggu Nasib, Kampung Wisata Depok ditutup paksa

- Reporter

Kamis, 11 Februari 2021 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Warga RW 08 kelurahan Kedaung, Sawangan, Depok menutup paksa Kampung Wisata 7 Berlian, diduga melanggar aturan ditengah wabah covid-19 dan juga belum memiliki izin dari dinas terkait.

Lahmudin selaku Plt lurah Kelurahan Kedaung membenarkan dengan adanya surat dari warga yang meminta lokasi kampung wisata 7 berlian di tutup sehingga batas waktu yang belum ditentukan.

“surat warga RW 08 sudah kami terima dan juga kantor kecamatan, warga meminta kepada kami untuk melanjutkan surat ini kepada Satpol PP kota Depok,” jelas Plt lurah.

Sebelumnya, pihak kelurahan sudah melakukan pertemuan bersama pihak pengelola kampung wisata 7 berlian dan pengelola meminta wisata tetap dibuka, namun pihak kelurahan menolak permohonan tersebut, dengan beralasan sawangan masih zona merah.

“Iya sebelumnya pengelola pernah hadir untuk pertemuan, dan dia meminta untuk tetap buka, tetapi kami pun menolak karena situasi pandemi, saat itu ada camat kasie ekbang dan koramil,”jelasnya.

Setelah itu, pengelola tetap membuka wisata tanpa sepengetahuan pihak Lurah, Camat, Koramil, sehingga baru di ketahui setelah ada kejadian penutupan paksa oleh warga RW 08.

“padahal sudah diberitahu ya sebelumnya, dasar bandel emang malahan buka sampe malem, sekarang ini saya sedang mengajukan kepada Satpol PP, karena kelurahan tidak ada hak untuk menutup, hanya pihak merekalah (Pop PP,red) yang menentukan dan bisa menutup lokasi tersebut,”beber Lahmudin kepada awak media pada Selasa (9/2/2021) di ruang kerjanya.

Perekonomian warga kelurahan Kedaung sebenarnaya akan diuntungkan dengan kampung wisata 7 berlian, pasalnya ekonomi warga sekitar akan berputar baik melalui UMKM dan pekerjanya. Akan tetapi dengan kondisi pandemi seperti ini, pengelola harus memahami protokol yang ada dan juga harus melengkapi perizinan sesuai aturan yang ada.

“tidak ada larangan siapapun yang mau menjalankan usaha, apalagi ini bisa meningkatkan perekonomian dan nama wilayah, sementara ini kan belum ada di kelurahan kedaung, namun harus tempuh dulu proses izinnya, jangan asal nabrak aja,”cetusnya.(onez)

Berita Terkait

Guyuran Hujan Berkah Sholat Istisqa Bersihkan Sisa Abu Vulkanik di Kota Depok
Pemkot Depok Genjot Pembangunan Jalan di Sawangan, Camat Imbau Warga Bersabar
Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah
Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok
Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani
Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
Politeknik Negeri Media Kreatif Gelar Pelatihan Branding Visual untuk UMKM Kota Depok

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Guyuran Hujan Berkah Sholat Istisqa Bersihkan Sisa Abu Vulkanik di Kota Depok

Minggu, 20 September 2026 - 20:19 WIB

Pemkot Depok Genjot Pembangunan Jalan di Sawangan, Camat Imbau Warga Bersabar

Sabtu, 19 September 2026 - 22:27 WIB

Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:22 WIB

Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WIB

Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:17 WIB

Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil

Sabtu, 19 September 2026 - 15:46 WIB

Politeknik Negeri Media Kreatif Gelar Pelatihan Branding Visual untuk UMKM Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 07:20 WIB

Pradi Supriatna Dorong KPID Jabar Perluas Literasi Media Hingga ke Kota Depok

Berita Terbaru