Merapi Telah Menyemburkan Awan Panas Pagi Ini, Total 15 Kali sejak Semalam

- Reporter

Rabu, 27 Januari 2021 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Gunung Merapi kembali terlihat menyemburkan awan panasnya. Sejak pukul 18.00 hingga pagi ini tercatat sudah sekitar 15 kali semburan awan panas ke arah barat daya.

BPPTKG atau Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat pada periode pengamatan di hari selasa pukul 18.00 hingga 24.00 WIB terjadi 11 kali letusan awan panas. Semua semburan awan panas itu mengarah ke arah barat daya atau ke hulu Sungai Krasak dan Boyong.

“Awan panas guguran 11 kali pada periode selasa pukul 18.00 hingga 24.00 dengan amplitude 25 sampai 60 milimeter dengan durasi 110 hingga 163 detik, estimasi jarak maksimum 1500 meter, tinggi kolom maksimum 400 meter, mengarah ke barat daya,” Hanik Humaida, selaku kepala BPPTKG pada keterangannya di hari Rabu.

Pagi ini terjadi 4 awan panas yang menyembur pada pukul 06.03, 06.08, 06.21, dan 06.53 WIB. Seluruhnya mengarah ke hulu Sungai Krasak dan Boyong. Angin saat erupsi mengarah ke timur. Untuk guguran lava pijar selama 12 jam sejak semalam tercatat hanya 4 kali dengan jarak maksimum 400 meter ke arah barat daya.

Hingga saat ini, status Gunung Merapi di tingkat siaga III sejak 5 November 2020. Potensi bahaya yang ada saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sejauh maksimal 5 kilometer. Untuk lontaran material vulkanik bila letusan eksplosit dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

“Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, juga untuk mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi,” pintanya.

BPPTKG juga merekomendasikan agar penembangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III untuk dihentikan.

 

Penulis: DMC

Editor: SFP

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB