Warga Sawangan Geger Usai Temukan Mayat Tertanam Dilantai

- Reporter

Kamis, 19 November 2020 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok – Warga Sawangan, Depok, digegerkan dengan penemuan mayat yang ditanam ke lantai sebuah rumah kontrakan. Diduga, jenazah tersebut merupakan korban pembunuhan (19/11/2020).

Menurut keterangan salah satu warga di TKP bapak  rahmat “awal mulanya kaka saya selaku pemilik kontrakan ingin bersih-bersih rumah yang sudah seminggu kosong dan saat membersihkan kontrakan pemilik menemukan kejanggalan, ada satu kotak ubin yang berbeda, lalu pemilik kontrakan mengumpulkan keluarganya untuk membongkar ubin tersebut dan di temukan sesuatu seperti tulang manusia lalu pembongkaran di lanjutkan hingga sore hari, dan menemukan bentuk tulang seperti dengkul manusia dan penemuan itu pun di laporkan ke RT setempat dan juga polsek setempat untuk pembongkaran lebih lanjut.

Dari hasil temuan mayat tersebut berjenis kelamin laki laki yang di duga tukang bakso di wilayah tersebut

Di tempat yang bersamaan Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah
Memberikan keterangan di TKP, “Kita sudah komunikasi dengan tim otopsi untuk dikirim ke kami,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah kepada awak media, pada Kamis (19/11/2020).

“Belum ada kaku mayat, masih lemas. Jadi waktu dimasukin, kondisinya masih segar bukan sudah mati lama. Masih elastis, artinya dia dikuburkan sesaat setelah dibunuh,” tambahnya.

Hingga berita ini di turunkan pihak kepolisian dari polres depok masih mendalami penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian perkara.

(DIHYLA__HANNY)

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru