DLHK, catat 800 Ton Sampah Banjir Perhari

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2020 - 10:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok – Peristiwa banjir di Depok menyisihkan sampah sebanyak 800 ton per hari. Untuk itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kebersihan Kota Depok, Etty Suryahati sampai hari senin (6/1) masih terus berupaya untuk mengangkat sampah sisa banjir yang terus meningkat karena terbawa dari wilayah Bogor.Aksi bersih yang dilakukan oleh TNI-Polri dan DLHK beserta masyarakat di salah satu sungai di Depok

“Sehari ada 800 ton sampah, biasanya sampah plastik, kayu, atau patahan ranting” tutur Etty Suryahati.

Terkait itu, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerahkan alat berat serta menyediakan 100 truk sampah setiap harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan salah satu lokasi yang jadi sasaran aparat personil gabungan itu diantaranya kali di bawah kolong fly over Jalan Arif Rahman Hakim. Kawasan itu merupakan salah satu titik rawan banjir di Kota Depok.

Aksi bersih-bersih sampah di aliran sungai ini melibatkan ratusan personil dari Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok.

Para petugas gabungan ini bahkan tak segan-segan masuk membersihkan sampah hingga ke dalam gorong-gorong.

“Ini dalam rangka antisipasi akan turun hujan lagi, maka salah satu faktor penyebab musibah air meluap menjadi banjir, maka kami melakukan bersih-bersih saluran pengairan agar lancar tidak meluap ke jalan dan pemukiman,” paparnya.

Dari hasil penelusuran di kali kolong fly over Arif Rahman Hakim dan Margonda, petugas berhasil menemukan penyebab banjir yang kerap menggenangi kawasan tersebut.

“Ternyata di dalam kolong ini banyak tumpukan sampah yang tersangkut kabel dan pipa. Ini salah satu pemicu air jadi terhambat,” jelasnya.

Sementara itu, Herman salah satu warga sekitar mengaku bersyukur dengan adanya kerja bakti tersebut.

“Di sini sering banjir karena mampet tersumbat sampah. Kalau banjir sampai sedengkul, masuk ke rumah. Harapan saya agar kita bisa menjaga lingkungan biar enggak banjir lagi,” pungkasnya.

 

 

<

Berita Terkait

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil
Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya
WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal
Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!
PKBM PRIMAGO INDONESIA ikut Memeriahkan Lebaran Depok 2024 dengan Penampilan Drama Budaya
Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS
Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15

WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:55

Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:38

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!

Senin, 20 Mei 2024 - 20:07

Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS

Senin, 20 Mei 2024 - 20:05

Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Senin, 20 Mei 2024 - 14:54

Buka WWF ke-10, Jokowi: Dunia Harus Berkolaborasi Mengatasi Tantangan Global Terkait Air

Berita Terbaru