



Siarandepok.com – Warga lingkungan RW 02 RT 01,02 dan 03 Kelurahan Tapos Kecamatan Tapos Kota Depok Minggu( 22/9)adakan peringatan 1 Muharam 1441 H dilapangan lingkungan RW 02.
Acara dihadiri oleh Sekertaris Kecamatan( Sekcam)Drs.H.Jarkasih, Lurah Tapos Tri Sutanto, Ketua Majelis ulama Indonesia(MUI)Kel Tapos H. Sanusi, ketua LPM Dedi Wiati, Bimaspol Bripka Asep Ruhendi, Babinsa Serka A.Nawi, ketua RW 02 Safrudin, ketua RT 01 Maulana Suprayogi, ketua RT 02 Suhada, ketua RT 03 Royadi Sumantri sekaligus ketua panitia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus an anggota Fron pembela Islam(FPI),Dadang dari PT. Tirtamas Perkasa, dan masyarakat lainya.
Kegiatan ini juga dihadiri pencerama Al- Habid Ali Zaenal Abidin At-Athos Lc.SH Alatas dari Pasar Minggu Jakarta Selatan, dengan pembaca ayat suci Al Qur’an oleh ahmad Pijaelani.

Dalam sambutanya sekcam Tapis Drs.H. Jarkasih mengatakan, saya sangat mendukung kegiatan-keguatan peringatan hari besar islam(PHBI) termasuk kegiatan malam ini, peringatan 1 Muharam 1441 H. Apalagi kegiatan ini juga dibarengi dengan santunan Yatim piatu, janda tua dan dhu’afa.
” Kegiatan malan ini juga termasuk dalam program walikota Depok dalam program religius, ” jelas Jarkasih.
Ditempat yang sama ditemui ketua RW 02 Safrudin pada Jurnalis media ini mengatakan, kegiatan PHBI adalah kehiatan rutin dilingkungan, termasuk malam ini, peringatan 1 Muharam 1441 H selain menghadirkan penceramah dalam siraman rohani juga, acara santunan.
” santunan malam ini ada 70 paket berupa uang( Rp.500.000) dan bahan sembako, untuk Yatim piatu 22 orang , Janda dan dhuafa 48 orang, ” jelas Safrudin.
Ketua panitia Royadi Sumatri sedikit menambahka ” giat malam ini dengan tema Cinta yatim dekat dengan Nabi dan Surga, dan ini selalu kami lakukan setip tahun dan Alhamdhulilah warga cukup antusia menghadiri kegiatan peringatan 1 Muharam 1441 H ini, ” ucap ketua RT ini.
Sementara Al- Habib Ali Zaenal Abidin At-Athos dalam ceramahnya menceritakan tentang fase dawkaan Nabi Muhanad SAW dan sahabat dari mulai sembunyi-sembunyi sampai terang- terangan dalam mensiarkan Islam.
” begitu berat Risululho dan para sahabat dalam mensiarkan Islam dan berhadapan langsung dengan orang- orang qurais. Para sahabat disiksa oleh kaum kafir qurais, tapi Rosululoh dan sahabat tidak takut dan gentar akan cobaan itu dalam mensiarkan agama Islam, ” jelasnya.
Acara berahir sekitar jm 23.30 wib, dengan pembacaan doa oleh H. Mian. ( Rudi.Harahap.A.Mauludin).













