Asrama Nusantara Segera di Bangun, Keseriusan Pemprov Jatim Untuk Mahasiswa Papua

- Reporter

Senin, 16 September 2019 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Perguruan tinggi akan melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM) mahasiswa asal Papua. Hal ini agar mereka bisa berdaya di daerahnya setelah lulus dari kampus masing-masing.

Hal itu mengemuka dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Dialog Intelektual Jawa Barat bertema “Bersama Membangun Papua”, di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung, Sabtu (14/09/2019).

Dalam diskusi lintas perguruan tinggi, utamanya di bidang kemahasiswaan, mengemuka pula wacana untuk membentuk wadah khusus guna menampung mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru Tanah Air, dan menjadi tempat dialog bagi mereka.

“Mudah-mudahan kedepan, kami ingin ada satu wadah khusus untuk bisa mendirikan semacam asrama nusantara yang isinya bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita di Papua. Secara bersama-sama asrama itu lebih bernuansakan Bhinneka Tunggal Ika. Satu pilar ini yang harus dijaga oleh segenap bangsa Indonesia,” cetusnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyatakan keseriusannya untuk membangun asrama mahasiswa nusantara di Surabaya. Biaya yang disiapkan mencapai Rp 37 miliar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan anggaran Rp 37 miliar itu sudah termaksud dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Di KUAPPAS sudah ada anggarannya, sekitar Rp37 sekian miliar,” kata Khofifah, di Surabaya, Kamis (12/09/2019).

Khofifah mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare di kawasan Siwalankerto, Surabaya. Tepatnya, terletak di belakang Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Alasan rencana pembangunan asrama mahasiswa Nusantara ini, kata Khofifah, yakni untuk menguatkan kebhinekaan. Penghuni asrama ini nantinya adalah para mahasiswa dari pelbagai daerah yang berbaur dan tinggal bersama.

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB