Mahasiswa dan Warga Memprotes Penerapan Kebijakan Melintas UI Bayar

- Reporter

Senin, 8 Juli 2019 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Masyarakat di sekitar kampus Universitas Indonesia dan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta memprotes akan adanya penerapan kebijakan tarif berbayar akses masuk ke kawasan Kampus PNJ dan UI (Universitas Indonesia) via Beji Timur, Kecamatan Beji.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, Iqbal Fauzan mengatakan, penerapan kebijakan tarif parkir oleh Direktorat Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas (DPPF) tersebut sudah ada sejak tahun 2018 lalu.

“Sudah dari 2018 lalu kemarin wacananya sudah dari tahun kemarin, tapi belum direalisasikan. Nah ternyata direalisasikan di UI Salemba dulu, kalau di Salemba diterapkan tidak ada masalah. Tapi kan UI dan PNJ kan beda,”katanya.

Ia mengaku, kaget dengan keberadaan plank dan mesin parkir yang sudah terpampang di kampusnya itu.

“Ini sebenarnya kita (BEM UI dan BEM PNJ) kecolongan juga karena dibangunnya saat mahasiswa pada libur ya, jadi tidak ada yang tahu,” katanya.

Mengenai infomasi dari DPPF UI yang menyatakan, tarif mobil seharga Rp 4000-6000, kemudian motor dikenakan tarif Rp 2000 satu jam pertama yang selanjutnya dikenakan tarif Rp 1000 hingga maksimal Rp 4000.

Iqbal mengaku, mahasiswa keberatan dengan hal itu. Sebab, di masing-masing fakultas pun mahasiswa sudah membayar parkir.

“Jadi kita dua kali dong bayar parkirnya, di belakang PNJ bayar di fakultas juga bayar lagi. Kalau memang alasannya untuk ketertiban, saya rasa tidak harus bayar parkir di depan juga, ini kaya kiasan untuk menghasilkan uang aja,” ucapnya.

Ia mengatakan, selanjutnya para mahasiswa akan lakukan negosiasi ke direktorat PNJ untuk menghapuskan adanya tarif parkir itu.

BEM PNJ pun akan lakukan petisi penolakan pembayaran parkir di belakang PNJ melalui online.

“Kita segel dulu secure parkingnya dengan memasang spanduk dan rantai pada Jumat (5/7)”katanya.

Berita Terkait

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026
Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini
Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:53 WIB

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:07 WIB

Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terbaru