Mahasiswa Tanam Pohon Saat Mudik di Tasikmalaya

- Reporter

Minggu, 9 Juni 2019 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemudik umumnya bersilaturahmi, berziarah dan mengunjungi lokasi wisata di daerah mereka. Hal berbeda dilakukan para pemudik di Kampung Babakan, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Mereka menanam puluhan pohon untuk penghijauan kampung pada Jumat 07 Juni 2019

Kegiatan bertajuk one person one tree ini digelar pukul 07.00 – 11.00 WIB, diinisiasi beberapa pemuda yang melanjutkan pendidikan di luar daerah bersama pemuda setempat.

Di lokasi kegiatan, Vina F Nisa (27 th) inisiator gerakan ini mengatakan, setiap mudik kami menikmati suasana hijau dan asri, semua itu berkat leluhur kami yang menanam pohon di masa lampau. Kami merawat tradisi agar generasi setelah kami juga menikmati kesejukan yang sama.

 

“Kegiatan ini meningkatkan kesadaran pentingnya gotongroyong pencegahan agar desa tidak gersang, karena itu adik-adik yang masih sekolah dasar pun kami libatkan,” ujar Vina yang juga mahasiswi S-2 jurusan ketahanan nasional di Universitas Indonesia (UI).

Vina menambahkan, pohon tak dapat tumbuh secara cepat, perlu 5-10 tahun untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi manusia. Dengan gerakan satu orang menanam satu pohon dan menanam pohon di pekarangan rumah, kita berharap desa kami tetap hijau, semoga menginspirasi, khususnya teman-teman yang berasal dari desa.

Vina F Nisa menambahkan, awalnya para pemuda kampung ingin menanam pohon di bahu jalan, namun bahu jalan sudah tertutup aspal. Biasanya pohon jika ditanam di lahan umum kurang terawat dan akhirnya mati. Sebab itu salah satu opsinya agar pohon terawat, kami menanam pohon di pekarangan rumah warga.

Selain memberikan oksigen, manfaat pohon lainnya menurut Vina adalah menambah pendapatan masyarakat.

“Seperti pohon mangga, dapat dikonsumsi dan dijual. Jika banyak rumah menanamnya tinggal dibuat manajemen pemasarannya baik secara tradisional maupun memanfaatkan internet dan media sosial. Selain itu dengan gerakan ini masyarakat diajarkan pentingnya ketahanan pangan. Karena kedepan dunia berpotensi mengalami krisis air, energi dan pangan. Konflik di dunia pun akan dipicu oleh masalah diatas” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB