Sikapi Kondisi Nasional Pasca Pemilu, ini 7 Pesan Rektor se-Bogor

- Reporter

Jumat, 10 Mei 2019 - 05:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kondisi nasional yang memanas pasca perhelatan Pemilu Serentak 2019, mengundang respon dari berbagai pihak. Termasuk elemen akademisi di Bogor.

Ya, hari ini para rektor perguruan tinggi se-Bogor menyampaikan pernyataan sikap mereka terhadap kondisi nasional saat ini. Pernyataan sikap itu disampaikan pada konferensi pers di IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, Kamis (9/5/2019).

Ada tujuh rektor se-Bogor yang bergabung dalam pernyataan sikap itu. Di antaranya, Rektor IPB Dr. Arif Satria, Rektor Unpak Prof. Dr. Bibin Rubini, Rektor UIKA Dr. Ending Baharuddin, Rektor Unida Dr. Ir. Dede Kardaya, Rektor UNB Dr. Ir. Yunus Arifien,  Ketua STKIP Muhammadiyah Bogor Dr. H. Edi Sukardi dan Ketua STEI TAZKIA Dr. Murniati Mukhlisin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor IPB Dr. Arif Satria mengatakan, Pemilu Presiden dan anggota legislatif secara serentak  2019 telah selesai dan berjalan lancar. Tinggal menunggu hasilnya, yang saat ini prosesnya sedang berjalan di KPU. Berdasarkan jadwal tahapan Pemilu 2019, KPU akan mengumumkan hasilnya secara resmi pada 22 Mei nanti.

Akan tetapi, lanjutnya, selama masa kampanye sampai dengan saat ini, telah terjadi banyak hal di berbagai daerah di seluruh Indonesia yang berpotensi menganggu stabilitas kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, para rektor perguruan tinggi di Bogor Raya memandang perlu menyampaikan tujuh pesan.

Pertama, mengajak semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada KPU bertugas dalam menyelesaikan kewajibannya sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami mengimbau KPU dan Bawaslu untuk bertugas profesional, jujur, adil, independen, transparan, dan bertanggung jawab sesuai tahapan pemilu sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu tetap terjaga,” tutur Arif.

Pihaknya juga mengajak seluruh elite dan elemen bangsa untuk menjaga kondusivitas sosial dan politik agar tercipta suasana yang damai, harmonis, dan sejuk  setelah pemilu 2019.

“Dari hasil pemilu setelah ditetapkan KPU, bila ada hal yang dianggap sebagai masalah, kami mengajak semua pihak untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang sah dan jalur hukum yang berlaku,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh sikap para elite yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara baik secara politik maupun sosial.

Serta, mengajak elite kedua pihak dan seluruh pimpinan partai pendukung untuk menyikapi proses pemilu ini secara arif dan bijaksana agar tercipta suasana yang damai dan harmonis.

“Kami meyakini bahwa situasi ekonomi masyarakat akan terganggu bila terjadi ketidaktentraman politik dan sosial. Oleh karena itu, apa yang menjadi ajakan kami pada poin-poin di atas dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah bangsa yang besar ini,” tandasnya.

Tujuh Pernyataan Sikap Rektor se-Bogor

1. Kami mengajak semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada KPU bertugas dalam menyelesaikan kewajibannya sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan;

2. Kami mengimbau KPU dan Bawaslu untuk bertugas profesional, jujur, adil, independen, transparan, dan bertanggung jawab sesuai tahapan pemilu sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu tetap terjaga.

3. Kami mengajak seluruh elite dan elemen bangsa untuk menjaga kondusivitas sosial dan politik agar tercipta suasana yang damai, harmonis, dan sejuk setelah pemilu 2019;

4. Dari hasil pemilu setelah ditetapkan KPU, bila ada hal yang dianggap sebagai masalah, kami mengajak semua pihak untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang sah dan jalur hukum yang berlaku;

5. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh sikap para elite yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara baik secara politik maupun sosial;

6. Kami mengajak elite kedua pihak beserta seluruh pimpinan partai pendukung untuk menyikapi proses pemilu ini secara arif dan bijaksana agar tercipta suasana yang damai dan harmonis;

7. Kami meyakini bahwa situasi ekonomi masyarakat akan terganggu bila terjadi ketidaktentraman politik dan sosial. Oleh karena itu, apa yang menjadi ajakan kami pada poin-poin di atas dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah bangsa yang besar ini.

<

Berita Terkait

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Kampus Putri Adakan Wisuda Angkatan 3 Tahun Ajaran 2023/2024
SMA Islam Darussalam Depok Adakan Kegiatan Goes To Yogya 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
BRI Cikarang Hadiri Car Free Day Bekasi, Perkenalkan Aplikasi BRImo
Northsky Band Asal Jakarta Utara Rilis Single Perdana Cinta Putih
Cegah Stunting, Netty Heryawan Beberkan Empat Syarat Keluarga Berkualitas
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Sma Arrahman Depok
Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara
Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 01:28

Pemanfaatan Teknologi Untuk Meningkatkan Komunikasi Organisasi

Minggu, 23 Juni 2024 - 01:17

Penerapan Strategi Komunikasi yang Efektif Untuk Peningkatan Kinerja Organisasi

Minggu, 23 Juni 2024 - 01:01

Membangun Gaya Kepemimpinan Efektif dengan Komunikasi Organisasi

Minggu, 23 Juni 2024 - 00:27

Komunikasi Organisasi Sebagai Faktor Penentu Kesuksesan

Minggu, 23 Juni 2024 - 00:14

Peran Pemimpin dalam Membangun Komunikasi yang Efektif di Lingkungan Kerja

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:59

Komunikasi Organisasi Jadi Kunci Keberhasilan dan Strategi Efektif Bagi Perusahaan

Rabu, 19 Juni 2024 - 12:51

Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:30

Mengenal Sosok Founder Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Berita Terbaru