Kegiatan Edukasi Kepada Masyarakat Mengenai Makanan Pendamping ASI (MPASI)

- Reporter

Jumat, 3 Mei 2019 - 09:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Anak balita merupakan kelompok masyarakat rawan gizi dimana prevalensi gizi kurang tertinggi ditemukan pada kelompok tersebut. Masalah gizi terutama masalah gizi kurang ternyata memiliki jumlah yang masih cukup tinggi dan cenderung meningkat.

Balita kurang gizi di Indonesia tercatat sebesar 19,6% dan masalah balita pendek yaitu stunting sebesar 37,2% menurut RISKESDAS Tahun 2013.

Masalah tersebut muncul bukan hanya karena kekurangan pangan namun bisa dari faktor lain seperti pemberian MPASI yang  tidak sesuai dengan kebutuhan gizi yang ada diusianya, pemberian MPASI pabrikan/ instan serta pemberian MPASI dini yang seharusnya Bayi mendapatkan ASI Ekslusif selama 6 bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memburuknya keadaan gizi bayi juga terjadi akibat ketidaktahuan ibu mengenai metode pembuatan MPASI yang tepat dan bahan makanan yang tidak syarat gizi sehingga praktik pemberian makanan pada bayi dapat mengakibatkan masalah gizi kurang, stunting serta gizi lebih atau obesitas.

Dalam rangka lebih memperluas informasi terkait  praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada Bayi dan Anak yang tepat. Pelaksanaan kegiatan ini adalah sebuah bentuk Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Indonesia (URINDO) bekerjasama degan Puskesmas Depok Jaya, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Depok serta BPM Puspita (Bidan Pipit) menyelenggarakan acara yang bertajuk “Edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI)” bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Acara yang dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 2 Mei 2019 di Aula Kantor Kelurahan Mampang, pancoran Mas, Kota Depok pukul 09.00–11.30. Acara yang diawali dengan Sambutan dari dr. Hj. Yani Haryani S, MM selaku Ka. Puskesmas Depok Jaya, Ka. Sie Pembangunan Kel. Mampang Bapak Sudir Rumahorbo, SH. Mewakili Lurah Mampang dihadiri pula oleh bidan Pipit, Marthia Larasati selaku Ketua AIMI, Santi Agustina, selaku Ketua Prodi Kebidanan Sarjana Terapan URINDO dan Tim Dosen yaitu Endang Siti M, S.ST., M.Kes, dan lain-lain.

Peserta adalah ibu dan balita usia 6-24 bulan di Wilayah Kelurahan Mampang dan peserta yang hadir mendapatkan informasi yang berguna dengan nara sumber : Yuna Trisuci A, S.ST., M.Kes dosen URINDO dan pengurus AIMI Depok (Konselor Menyusui dan Konselor PMBA) yang membahas terkait  praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada Bayi dan Anak yang tepat dengan bahan pangan lokal dan menu rumahan dan tips agar membuat MPASI yang simple dan tidak repot dari bahan pangan lokal dan menu rumahan.

Secara umum harapan dari kegiatan ini agar informasi mengenai  praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada Bayi dan Anak dapat lebih menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan dapat dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada para ibu, sehingga masalah status gizi dapat teratasi.

dr. Hj. Yani Haryani S, MM selaku Ka. Puskesmas Depok Jaya pada kesempatan tersebut selain memberikan sambutan juga hadi hingga selesai acara dan menyambut baik kegiatan Edukasi MPASI dan berharap akan ada kegiatan lanjutan yang berkesinambungan.

<

Berita Terkait

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 
Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren
Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler
1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online
Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:02

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:52

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:06

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:59

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Senin, 15 Juli 2024 - 11:10

Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:59

Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Berita Terbaru