Polisi Masih Mencari Pelaku Penyebaran Video Hoax Tentang Server KPU di Bekasi

- Reporter

Kamis, 18 April 2019 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Pemilu 2019 telah berlangsung kemarin Rabu (17/4). Suasana Pemilu berjalan kondusif, namun juga ada yang kurang kondusif. Salah satunya adalah penyebaran berita hoax tentang server KPU yang diatur untuk memenangkan cawapres nomor urut 01.

Karena hal itu, polisi menggerebek dua titik di Kota Bekasi yang diduga kuat merupakan lokasi pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks terkait server KPU yang telah diatur untuk memenangkan pasangan calon presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Tim siber sudah melakukan penggerebekan dua titik di Bekasi. Terakhir itu hasil pelacakan sebelum ponsel off itu ada di dua titik rumah tersebut,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (17/4).

Dedi mengatakan penggerebekan itu bertujuan untuk menangkap pelaku berinisial WN. Ia diduga orang yang menjelaskan jika server yang bermarkas di Singapura telah di-setting untuk kemenangan Jokowi – Ma’ruf dengan perolehan suara 57 persen.

Dedi juga mengatakan saat penggerebekan polisi tidak menemukan WN. Saat ini tim kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap WN.

“WN ini anggota lembaga swadaya masyarakat dari Jawa Timur. Tim terus melakukan pengejaran terhadap WN,” kata Dedi.

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang yang diduga menyebarkan hoaks tentang server milik KPU. Kedua tersangka itu adalah EW yang ditangkap di Ciracas, Sabtu (6/4), dan RD seorang ibu rumah tangga yang ditangkap di Lampung pada Minggu (7/4). Dalam kasus ini RD dan EW berperan sebagai buzzer. Usai menangkap EW dan RD, polisi masih memburu dua orang, satu diantaranya WN.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar
Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah
Sarang Prostitusi Daring di Cilangkap Digerebek, Petugas Temukan Bukti Alat Kontrasepsi
Perkuat Kualitas Pendidikan Daerah, Wawalkot Depok Apresiasi Kehadiran YCAM Al Azhar
Sambut Tahun Ajaran Baru, Disdik Depok Terbitkan Edaran MPLS dan Gerakan Ayah Mengantar Anak
Sambut Milad ke-51 MUI, Wali Kota Depok Apresiasi Gebyar Muharram dan Santunan Yatim
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis bagi Warga Kurang Mampu
Dorong Kemandirian Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA di Kota Depok

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:10 WIB

Sarang Prostitusi Daring di Cilangkap Digerebek, Petugas Temukan Bukti Alat Kontrasepsi

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan Daerah, Wawalkot Depok Apresiasi Kehadiran YCAM Al Azhar

Senin, 13 Juli 2026 - 21:50 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, Disdik Depok Terbitkan Edaran MPLS dan Gerakan Ayah Mengantar Anak

Senin, 13 Juli 2026 - 21:30 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Senin, 13 Juli 2026 - 21:20 WIB

Dorong Kemandirian Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA di Kota Depok

Senin, 13 Juli 2026 - 21:10 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 di Pancoran Mas: Sinergi Tiga Pilar dan Warga dalam Dekapan Sepak Bola

Berita Terbaru