Diduga Mengantuk, Kecelakaan Merenggut Nyawa Perempuan di Jalan Margonda

- Reporter

Selasa, 9 April 2019 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Satlantas Polresta Depok menyebut lokasi kecelakaan maut yang menewaskan Ita Sachari (27) di Jalan Margonda Raya, Depok, merupakan area black spot (rawan). Polisi mencatat sudah tiga kali kecelakaan terjadi selama dua bulan terakhir.

“Di situ (area kecelakaan), sudah dua bulan berjalan kejadian seperti itu (kecelakaan) sudah tiga kali. Di situ memang dikategorikan area black spot, lokasi rawan,” jelas Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, Senin (8/4).

Sutomo mengatakan kontur jalan tersebut sedikit berbelok menyerupai ‘kelokan pisang’. Area itu sangat rawan jika pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Belokan jalannya kayak pisang, aspal halus, dan intinya diimbau jangan ngebut,” ungkapnya.

Selain kondisi jalan, separator yang menjadi pembatas antara jalur lambat dan cepat juga rawan menimbulkan kecelakaan. Beberapa kasus mobil nyangkut di separator pernah terjadi di Jalan Margonda.

“Iya, itu separatornya catnya kurang terang, kadang nggak kelihatan kalau malam,” lanjut Sutomo.

Kecelakaan maut terjadi pada pukul 05.40 WIB. Korban saat itu mengendarai motor Honda Vario bernopol B 3678 ENU melaju di Jalan Margonda Raya ke arah Depok.

Setiba di depan toko keramik atau MUG Coffee, motor menyenggol median jalan yang ada di jalur cepat. Korban oleng hingga terpelanting dan jatuh di atas pagar kawat sling baja.

Akibat kejadian itu, korban meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi leher putus. Polisi juga mengamankan motor dan helm di lokasi kejadian.

Penulis: Ardiansyah Septian

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB