Alasan Mengapa Naufal Rosyid Tidak Mendapat Tujangan Kematian Dari Pemprov Jakarta

- Reporter

Senin, 1 April 2019 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kematian Naufal Rosyid membawa duka bagi semua. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang untuk melayatnya Minggu (31/3) kemarin.

Mirisnya, Naufal yang berstatus pegawai honorer atau dikenal dengan istilah Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tidak mendapatkan tunjangan kematian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kenyataan pahit itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Badan Kepegawaian Daerah, Komarukmi Sulistyaningsih. Hal tersebut dikarenakan status kepegawaian Naufal bukan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta, tetapi merupakan pegawai yang dikontrak oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

“Beda halnya dengan PNS yang dijamin, kalau yang bersangkutan statusnya honorer, PJLP dari kelurahan atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, karena itu tidak ada (tunjangan kematian),” ungkapnya dihubungi pada Minggu (31/3).

Walau begitu, menurutnya tunjangan kematian katanya akan diberikan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, lantaran seluruh pegawai PJLP di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Lurah Susukan, Mukodas membenarkan jika Naufal merupakan Pekerja Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan Susukan. Hanya saja, Naufal diungkapkannya tidak mendapatkan tunjangan kematian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lantaran tidak diatur dalam kontrak kerja.

Tunjangan kematian katanya didapatkan dari hasil sumbangan para pegawai Kelurahan Susukan, khususnya para PPSU Kelurahan Susukan yang merupakan rekan kerja korban.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

Berita Terkait

Bimbel PRIMAGO Depok Buka Program Konsultasi Persiapan Masuk ke Gontor dan Pesantren Modern Se Jabodetabek Tahun 2026
Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:51 WIB

Mediasi Perselisihan Buruh Hotel Bumi Wiyata Masih Buntu, Pemkot Depok Siapkan Bantuan

Kamis, 24 September 2026 - 09:48 WIB

Sediakan Ribuan Lowongan Kerja, Bursa Kerja Online Pemprov Jabar di Depok Tembus 18 Ribu Penonton

Kamis, 24 September 2026 - 09:44 WIB

Pemprov Jabar Gelar Bursa Kerja Online di Depok, Buka Lebih dari 2.000 Lowongan

Kamis, 24 September 2026 - 09:39 WIB

Harhubnas 2026: Wali Kota Depok Tegaskan Keselamatan Transportasi dan Konektivitas Harus Sejalan

Selasa, 22 September 2026 - 20:13 WIB

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November

Selasa, 22 September 2026 - 20:04 WIB

Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok

Selasa, 22 September 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi

Selasa, 22 September 2026 - 14:46 WIB

Qonita Lutfiyah Resmikan Renovasi PAUD Angsana Raya, Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Berita Terbaru