Fakta Psikologi Mengerikan Ini Bisa Saja Dimiliki Oleh Kamu!

- Reporter

Senin, 25 Maret 2019 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Berkontradiksi dengan apa yang dipahami secara umum, psikologi bukan hanya pelajaran kuliah yang membuat kita mengetahui alasan mengapa beberapa teman kita melakukan sesuatu yang susah dijelaskan secara nalar. Justru psikologi bisa menjadi alat yang bagus untuk mengajari kita memilah banyak hal tentang kemanusiaan, termasuk hal-hal yang cukup mengganggu juga. Ini 10 fakta psikologi mengerikan yang ternyata dimiliki semua orang!

Orang yang kita anggap inferior cenderung gak kita lihat sebagai manusia

Sebuah penelitian di Duke University dan Princeton University menjelaskan kenapa kita sangat dengan mudahnya berjalan melewati seorang gelandangan. Penelitian berbasis MRI mengetahui bahwa manusia mengaktifkan jaringan khusus di otak ketika melihat orang lain dan berpikir yang berhubungan dengan kognisis sosial, perasaan, empati, dsb.

Ketika kita melihat seseorang yang cenderung kita anggap inferior (gelandangan atau preman/anak jalanan) bagian otak tersebut gagal teraktivasi. Menandakan bahwa kita gak menganggap mereka sama dengan manusia. Menyedihkannya bagian otak tersebut teraktivasi hanya karena hewan atau mobil, yang artinya kita lebih mengakui keberadaan kedua hal tersebut daripada orang yang kita anggap inferior.

Ucapan negatif bisa membuat segala bentuk gangguan menjadi menular

Pada tahun 1939, sebuah penelitian membagi sekelompok anak yatim piatu menjadi dua grup, semua grup terdiri dari anak yang mengalami gangguan bicara maupun yang normal. Grup satu selalu disemangati, sedangkan grup kedua selalu diolok. Grup kedua membuat anak yang normal menjadi ikut mengalami gangguan bicara, ucapan negatif bisa membuat gangguan menular dengan lebih mEfek pengamat, satu diam maka sekelompok lainnya juga ikut diam.

Efek pengamat, satu diam maka sekelompok lainnya juga ikut diam

Jika sekelompok orang menyaksikan kondisi darurat, mereka cenderung enggan menolong dan menunggu orang lain untuk bertindak duluan. Ini pertama kali diketahui di hari kematian Kitty Genovese, yang terbunuh di jalanan New York sementara 38 tetangganya mendengarnya teriak minta tolong selama setengah jam. Gak ada satupun dari mereka yang menelpon polisi. Penelitian menyebutkan bahwa semakin besar jumlah kelompoknya, semakin kecil kemungkinan orang membantu. Efek ini ditemukan mulai dari anak-anak berusia lima tahun.

 

Penulis : Hanna Dwi Fajrini

Sumber : IDNTIMES

 

Berita Terkait

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

Sambut Porprov Jabar 2026, Pemkot Depok Mulai Tutup Sementara Sejumlah Arena Olahraga

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Depok Terbitkan SE Penghematan Energi untuk Tekan Konsumsi Listrik di Gedung Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:09 WIB

Sinergi Pemkot Depok dan BPN: Sembilan Paket Kerja Sama Pertanahan Resmi Diteken

Senin, 21 September 2026 - 17:33 WIB

Owrite Goes To Campus, Sayid Iskandarsyah: Ajang Bergengsi Jaring Mahasiswa Unggul Di Era Digital

Berita Terbaru