Beberapa Alasan Mengapa Kamu Harus Berhenti Memikirkan Apa Yang Orang Lain Pikirkan Tentangmu

- Reporter

Sabtu, 23 Maret 2019 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kita sepertinya begitu sering merasa terganggu dan terancam dengan apa yang orang pikirkan tentang kita. Ketakutan akan dimusuhi, ditinggalkan, dan dianggap remeh seringkali membuat kita terlalu dalam memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.

Celakanya, kita terjebak pada kesimpulan lawas bahwa apa yang orang lain pikirkan lebih baik dari pengalaman pribadi. Dan seolah-olah pikiran itulah yang ideal sebagai jalan untuk menjadi diri sendiri.  Sikap yang demikian akan sangat berisiko bagi kepribadian dan jati diri. Kita akan dengan sangat mudah menjadi orang lain dan mengabaikan apa yang didengungkan oleh suara hati. Hidup hanya akan menjadi perjalanan pemenuhan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.

Sebelum terlambat, sebaiknya kamu mempertimbangkan matang-matang untuk mulai mengurangi memikirkan apa yang orang lain pikirkan. Menjadi diri sendiri adalah pergulatan dalam hati bukan mengikuti apa yang orang lain ingini. Sebab, sampai saat ini waktu di bumi hanya 24 jam dalam sehari, isilah baik-baik dengan aktivitas yang dapat menjadi penuntun langkah kaki.

1. Pemborosan pikiran sama gawatnya dengan pemborosan keuangan. Waktumu akan terbuang percuma jika sibuk menebak-nebak yang orang lain pikirkan.

Orang  berpikiran bahwa pemborosan hanyalah soal finansial. Namun, yang namanya waktu juga perlu dihemat. Ketika kamu susah payah memikirkan apa yang orang lain pikirkan, temanmu sudah merencanakan bisnis kaosnya yang akan melebarkan sayapnya ke negara tetangga.

Satu hal yang pasti adalah bahwa otak manusia menghabikan banyak tenaga dan gizi dalam tubuh untuk aktivitas berpikir. Ketika kamu memikirkan hal yang tak perlu, maka kamu hanya punya sisa sedikit energi untuk memikirkan apa yang sebenarnya berguna untuk masa depan. Jadi, sebaiknya pandai-pandailah memutuskan apa yang berharga dan tidak berharga untuk dipikirkan.

2. Bukankah jauh lebih baik memikirkan apa yang kamu impikan? Fokus pada tujuanmu sendiri akan lebih berfaedah untuk masa depan.

Daripada menebak-nebak dan ambil pusing apa yang orang lain pikirkan tentang kita, alangkah baiknya jika kamu memikirkan masa depan. Ingatlah bahwa kamu masih memiliki impian yang harus diselesaikan. Biarlah orang memikirkan apapun yang ia coba ketahui tentang kamu. Dia bebas melakukan itu, dan kamu juga bebas untuk mengabaikannya. Lagipula, kehidupanmu adalah milikmu cobalah untuk berlatih mengelola sendiri sejak dipikiran.

3. Memikirkan apa yang orang pikirkan hanya akan memupuk prasangka. Dirimu selalu merasa was-was dan tidak tenang dalam menjalani hidup sehari-harinya.

Akibat terhadap melakukan hal semacam ini adalah pikiran negatif. Semakin sering kamu memikirkan apa yang orang lain pikirkan, maka prasangka-prasangka buruk akan datang menghampiri. Kamu akan merasa bahwa orang lain membencimu dan tidak ingin kamu berkembang. Sebab apa yang dikatakannya selalu mengganggumu.

 

Penulis : Hanna Dwi Fajrini

 

 

 

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB