Pria Nekat Menusuk Penumpang Transjakarta karena Merasa Direndahkan

- Reporter

Kamis, 14 Maret 2019 - 18:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Seorang Pria yang diketahui bernama Sudirman (52) nekat menusuk salah satu penumpang Transjakarta (TJ) bernama Eric Sandy Marbun di Halte BKN Cililitan, Jakarta Timur karena tidak suka dengan sikap duduk korban yang mengangkat kaki.

Sudirman mengaku siap diproses hukum atas perbuatannya itu. Hal itu dia ungkapkan saat diinterogasi oleh Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin AR.

“Kalau memang saya berhadapan dengan hukum apa boleh buat, karena harga diri saya,” kata Sudirman di Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudirman mengungkapkan dirinya merasa direndahkan karena posisi kakai Eric yang dinilainya memperlakukan ia lebih rendah daripada hewan.

“Karena saya manusia, sedangkan hewan yang rendah tidak perlu saya hina. Saya manusia saya dihina, berarti dia menghina ciptaan Tuhan, manusia diciptakan Tuhan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sudirman juga pernah mengamuk dengan membanting-banting barang yang disebabkan harga dirinya direndahkan oleh orang lain. Sudirman mengatakan dirinya akan terus ‘melawan’ jika ada orang lain yang merendahkan dirinya.

“Saya belum puas selama itu masih ada yang begitu di luar, saya tidak akan berhenti. Jadi saya sampaikan tolong jangan perlakukan saya seperti di bawahnya binatang, kalau perlakukan saya seperti binatang nggak apa-apa, karena binatang masih ada harganya, tapi kalau di bawah binatang jangan kasih saya begitu, jadi mohon maaf,” paparnya.

Sudirman diamankan karena menusuk Eric saat menunggu bus Transjakarta di Halte BKN, Cililitan, Jaktim pada pukul 11.30 WIB. Diketahui, Sudirman menusuk korban dengan badik.

 

Penulis: Faisal Nur Fatullah

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru