Kapal Bawa 20 Penumpang Diduga Tenggelam di Perairan Nias

- Reporter

Rabu, 6 Maret 2019 - 11:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kapal Motor (KM) Formosa diduga tenggelam di Perairan Pulau Pini, Wilayah Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut), Selasa (5/3). Kapal yang membawa 20 orang penumpang dari Sibolga itu sempat hilang kontak.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kabupaten Nias, Tonggor Gultom mengatakan kapal nelayan itu hilang kontak sekitar pukul 05.30 WIB usai dihantam badai.

“Kapal ini sempat minta tolong karena air sudah masuk kapal. Dia kontak melalui radio kepada nelayan-nelayan yang ada di sekitar lokasi,” kata Tonggor Gultom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, sejumlah kapal nelayan yang memonitor kondisi itu mencoba untuk menyelamatkan. Namun, saat itu terjadi badai dan gelombang laut tinggi yang mencapai 2 hingga 3 meter.

“Karena cuaca buruk dan ombak tinggi, jadi tak termonitor lagi posisi kapal yang minta tolong itu. Tindakan kita mencari dan mengumpulkan informasi tentang keberadaan penumpang kapal. Kita sudah siapkan kapal pencarian,” tutur Tonggor.

Pencarian terkendala cuaca buruk. Sampai saat ini lokasi tersebut masih terjadi badai. Petugas masih mengupayakan penyelamatan 20 korban dengan berkoordinasi bersama Lanal Nias, Polres Nisel, Kodim dan instansi lainnya.

“Tindakan kita sedang mempersiapkan kapal, cuma terkendala cuaca yang sangat buruk. Kabarnya mereka pakai pelampung, itu yang kita coba evakuasi. Kapal-kapal yang ada di sekitar itu juga masih mencari perlindungan dari badai,” kata Tonggor.

 

Penulis: Muthia Dewi Safira

Editor: Muhammad Rafi Hanif

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru