Sebagai Tempat Wisata, Depok Bakal Punya 2 Setu Seperti Setu Babakan

- Reporter

Senin, 4 Maret 2019 - 21:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Minggu (3/3), Setu Rawa Besar cenderung memiliki air tawar yang cukup bersih, udaranya sejuk karena dikelilingi banyak pepohonan. Hanya saja, jarak antara bibir danau dengan pemukiman amat dekat sekitar lima meter. Karena jarak setu dengan rumah warga sangat dekat, Ini membuat wisatawan sukar menikmati suasana danau.

Sebagai daerah resapan untuk mencegah banjir, Kota Depok memiliki beberapa danau atau setu. Sayangnya, tidak ada satu pun setu yang dioptimalkan menjadi lokasi wisata.

Salah satu contohnya adalah Setu Rawa Besar di Kecamatan Pancoran Mas, memiliki banyak potensi yang bisa dijadikan tempat wisata seperti Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Setu Rawa Besar, Setu Cilodong juga merupakan danau yang diusulkan Mohammad Idris Wali Kota Depok untuk menjadi kawasan wisata.

Idris mengatakan, mereka tidak bisa sembarangan untuk menjadikan daerah resapan sebagai tempat wisata, hal ini dikarenakan yang berwenang adalah pemerintah pusat. Mereka hanya dapat mengelola dengan seizin pemerintah pusat.

Tahun 2018, Kementerian PUPR mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kewenangan pengelolaan setu kepada provinsi Jawa Barat.

“Kalau pengelolaannya boleh diserahkan ke provinsi atau ke daerah. Makanya kemaren Pak Gubernur (Jabar, Ridwan Kamil) menantang saya, ada enggak setu yang diusulkan sebagai tempat wisata. Yang kita ajukan dua kemarin, yaitu Setu Rawa Besar dan Setu Cilodong, relatif (mudah) walaupun sulit juga nih,” ujarnya.

Idris menuturkan, hanya terdapat satu kesulitan, yaitu tempat tinggal yang melanggar garis sempadan setu karena sudah puluhan tahun berdiri. Masalahnya, warga rata-rata punya sertifikat dalam pendirian rumah itu.

“Sebenarnya kalau dikejar sih bisa, ini sertifikat dari mana, kok bisa. Setu Cilodong misalnya berkurangnya sampai 7 hektar,” ucapnya.

Idris menyampaikan, sebenarnya pihaknya telah beberapa kali melakukan penertiban bangunan liar di bibir setu, namun bangunan liar terus saja muncul. Untuk itu, dia memiliki dua alternatif rencana yang akan dilakukan untuk memenuhi permintaan Kang Emil akan adanya danau wisata. Rencana pertama adalah penertiban bangunan, dan rencana kedua pemanfaatan lahan yang ada.

“Yang paling ringan memang melakukan penataan existing, kita rapikan gerbangnya dengan view danau, kita tempatkan UMKM. Mudah-mudahan disetujui oleh Pak Gubernur,” pungkasnya.

 

Penulis: Nia RS

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

<

Berita Terkait

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Komitmen BIN Sukseskan WWF ke-10 di Bali Banjir Apresiasi
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru