Ridwan Kamil Tawarkan Flyover untuk Depok, Mohammad Idris Nawar Minta Underpass

- Reporter

Senin, 4 Maret 2019 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepokmcom – Lalu lintas yang padat sepertinya bukan jadi hal yang tabu bagi pengguna kendaraan bermotor di Depok, khususnya pada jam-jam kerja atau jam sibuk. Bahkan terkadang pada akhir pekan pun di beberapa titik jalan utama seperti Jalan Raya Margonda, Jalan Kartini, atau Jalan Siliwangi juga selalu macet.

Minggu (3/3) siang, kendaraan baik motor maupun mobil tampak mengular sejak tugu masuk selamat datang di kawasan Pondok Cina hingga Jalan Arif Rahman Hakim. Jalanan yang tersendat membuat pengendara motor masuk ke jalur cepat yang sebenarnya dilarang. Mengenai hal itu polisi pun tak mampu berbuat banyak.

Penampakan motor masuk jalur cepat telah jadi pemandangan biasa di Jalan Margonda. Meski hampir tiap pagi dan siang polisi melakukan razia lalu lintas, pengendara motor tak pernah jera, karena badan jalan yang tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang melintas.

Dalam konferensi pers kinerja pemerintahannya selama tiga tahun terakhir. Wali Kota Depok , Mohammad Idris Abdul Shomad, telah mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk membangun underpass dibanding flyover seperti yang ditawarkan Ridwan Kamil.

Emil sebelumnya menawarkan akan membangun dua flyover untuk warga Kota Depok. Satu di Jalan Kartini dan satu lagi di Jalan Raya Sawangan.

“Pak Ridwan Kamil menawarkan flyover, saya bilang bisa enggak ditawar underpass, karena memang kondisi jalan dan kondisi pedagang-pedagang yang ada di (Jalan) Dewi Sartika,” ujar Idris.

Untuk diketahui, saat ini pengendara dari Jalan Kartini yang hendak ke arah Jalan Dewi Sartika atau Siliwangi terpaksa harus memutar sekitar 2 kilometer lewat Jalan Arif Rahman Hakim karena rekayasa lalulintas yang dilakukan polisi. Padahal, sebelumnya jaraknya hanya 200 meter saja. Dengan adanya underpass, pengendara tak perlu memutar lagi dan secara otomatis dapat mengurangi volume kendaraan di Jalan Margonda.

Dia mengatakan, dana yang diperlukan untuk membangun underpass dan membebaskan bidang tanah tersebut mencapai sekitar Rp400 miliar. Harga tanah yang perlu dibebaskan berkisar Rp27 juta sampai Rp30 juta permeter persegi.

Pemkot Depok sempat mengusulkan dua titik lokasi pembangunan, yakni di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Raya Citayam. Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menyampaikan, dua titik jalan itu diusulkan Pemkot sebagai lokasi pembangunan flyover karena dua kawasan itu terkenal macet, bahkan di luar jam sibuk sekalipun.

Wali Kota Depok malah ‘menawar’ dengan mengusulkan underpass, bukan flyover seperti yang ditawarkan Emil.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Berita Terbaru