Riau Diprediksi akan Mengalami Kebakaran Hutan dan Lahan

- Reporter

Jumat, 1 Maret 2019 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi Provinsi Riau akan kembali berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Maret dan Juni mendatang.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Wisnu Widjaja mengatakan, jika hal ini tidak dicegah maka kebakaran yang lebih besar bisa terjadi pada Juni.

“Jadi, wilayah Riau itu ada dua semester, Maret akan berpotensi kebakaran lagi. Kemudian setelah itu akan terjadi lagi pada bulan Juni,” ujar Wisnu di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (28/2).

Wisnu kemudian memaparkan beberapa penyebab karhutla. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat yang memicu kebakaran saat kondisi lahan atau hutan sedang dalam kerawanan.

“Kalau air tanah di lahan gambut sudah turun di bawah 40 sentimeter, kemudian ada masyarakat yang tak sengaja membuang puntung rokok di situ, maka terjadilah kebakaran. Jadi kalau lahan gambutnya kering ya mudah terbakar,” terang Wisnu.

Wisnu menjelaskan pentingnya upaya pencegahan karena melihat potensi kebakaran hutan yang cukup tinggi pada 2015 lalu. Pada waktu itu, tidak terjadi hujan sampai tiga bulan lamanya. Hal ini menyebabkan tanah menjadi lebih kering dan rawan kebakaran.

Oleh karena itu, Wisnu mengatakan upaya pemadaman dan pencegahan yang saat ini sedang dilakukan oleh BNPB bersama TNI, Polri dan BPBD tidak cukup. Menurutnya, pemadaman dini yang disertai peran masyarakat juga harus dilakukan.

“Pemadaman dini oleh masyarakat. Makanya kita bentuk masyarakat peduli api, desa tangguh bencana, dan sebagainya,” jelasnya.

Secara keseluruhan, Pemprov Riau telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 19 Februari hingga delapan bulan ke depan. Hal itu ditetapkan karena kebakaran lahan gambut terus membara, terutama di daerah pesisir.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, citra satelit pada Kamis sore mendeteksi ada 36 titik panas (hotspot) tersebar di Riau.

 

Penulis : Adista

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok
Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta
PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat
Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan
Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan

Jumat, 24 April 2026 - 12:08 WIB

Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu

Berita Terbaru

Berita Depok

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:04 WIB