Pemkot Depok Akan Gunakan Kajian Peneliti Untuk Menangani Sampah

- Reporter

Rabu, 27 Februari 2019 - 14:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com  – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan peneliti untuk membuat kajian yang hasilnya bisa digunakan dalam merekayasa volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Upaya mengelola sampah di TPA Cipayung, tidak hanya mengandalkan sarana dan prasarana yang sudah ada,” kata Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati di Depok, seperti dilansir dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, tahun 2018 untuk indeks risiko TPA Cipayung masih di ambang 450. Sementara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, menetapkan kategori tinggi berada di angka 600 ke atas.

Ety menyebut kajian dilakukan mulai tahun ini, sebagai persiapan sebelum Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Nambo, Kabupaten Bogor, beroperasi.

Sementara itu Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan mengatakan rencana revitalisasi TPA Cipayung baru tahapan pembahasan kajian di tahun ini dan menata ulang TPA sekaligus mengolah sampah eksisting dengan metode landfill mining.

Setelah selesai dikaji mulai dilakukan pembangunan fisik sesuai hasil kajian revitalisasi yang direncanakan menggunakan metode landfill mining..

“Caranya dengan pengolahan sampah menerapkan teknologi yang ramah lingkungan. Ini juga dilakukan untuk mengurangi sampah di TPA Cipayung yang sudah overload” ungkap Ardan.

“Kami masih dalam proses pengkajian dengan pihak-pihak yang berkaitan. Kita masih kaji dan melihat bagaimana dampak sosialnya, ekonomi dan lain-lain apabila diterapkannya landfill mining ini,” tambahnya.

Ardan menuturkan, untuk mengatasi sampah di Depok diperlukan kerja sama banyak pihak. Dia pun akan menggandeng sejumlah perusahaan swasta untuk membantu merevitalisasi TPA Cipayung.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Kebiasaan yang membuatmu disepelekan oleh orang lain
Berhasil Turunkan Unmeetned dan Penuhi Target Penggunaan MKJP Jadikan Rapor Jawa Barat Biru Dimata BKKBN
30 TAHUN KIRANTI WARISKAN KEKUATAN UNTUK PEREMPUAN INDONESIA
MA YPPD Depok Kunjungi Yogyakarta bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Kepala BIN: Kita Sangat Optimis, Tim Voli BIN Bisa Jadi Juara Proliga 2024
68 Jamaah Calon Haji Kecamatan Cipayung Kota Depok Ikuti Bimbingan Manasik Haji 2024
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago membuka Program Pesantren Persiapan Masuk Gontor Tahun 2024
Family Ghathering YPIPD/SIT Pondok Duta Depok Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:22

Kebiasaan yang membuatmu disepelekan oleh orang lain

Selasa, 23 April 2024 - 14:59

Berhasil Turunkan Unmeetned dan Penuhi Target Penggunaan MKJP Jadikan Rapor Jawa Barat Biru Dimata BKKBN

Selasa, 23 April 2024 - 14:54

30 TAHUN KIRANTI WARISKAN KEKUATAN UNTUK PEREMPUAN INDONESIA

Senin, 22 April 2024 - 19:18

MA YPPD Depok Kunjungi Yogyakarta bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Minggu, 21 April 2024 - 15:57

Kepala BIN: Kita Sangat Optimis, Tim Voli BIN Bisa Jadi Juara Proliga 2024

Sabtu, 20 April 2024 - 14:12

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago membuka Program Pesantren Persiapan Masuk Gontor Tahun 2024

Jumat, 19 April 2024 - 15:52

Family Ghathering YPIPD/SIT Pondok Duta Depok Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Jumat, 19 April 2024 - 06:42

Bukan sekedar Gaya-gayaan, Betawi bakal punya Ikatan Cendekiawan Betawi

Berita Terbaru

Artikel

Kebiasaan yang membuatmu disepelekan oleh orang lain

Rabu, 24 Apr 2024 - 12:22