Dinkes Kota Depok Melakukan Pemetaan Populasi Kunci STBP

- Reporter

Selasa, 26 Februari 2019 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melakukan pemetaan populasi kunci melalui Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP). Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan surat dari Direktur P2MPL Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor PM.PM.02.02./3/2305/2018.

Sekretaris Dinkes Kota Depok, Rani Martina menjelaskan, kegiatan yang dimotori oleh Kemenkes tersebut dilakukan pada 23 provinsi di 60 kabupaten/kota, salah satunya Depok. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya melakukan pengambilan sampel darah dari beberapa responder terpilih.

“Kami mengambil sampel darah vena sebanyak 5 cc dan usap anus bagi populasi kunci,” tuturnya, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun untuk pelaksanaannya selama tiga bulan dimulai sejak 13 Desember 2018 hingga 15 Februari 2019. Kemudian, sasaran pemetaan yaitu populasi kunci diantaranya lelaki seks dengan lelaki (LSL), Pengguna Napza Suntik (Penasun), waria, wanita pekerja seks, dan wanita pelanggan pekerja seks.

Lebih lanjut, kata Rani, sapaan akrabnya, STBP dilakukan untuk menentukan kecenderungan prevalensi gonore, klamidia, sifilis, dan HIV/AIDS, diantara populasi paling berisiko di beberapa daerah di Indonesia. Selain itu juga, untuk mengetahui prevelensi Hepatitis B dan C pada populasi berisiko tinggi di Jakarta dan Jawa Barat.

“Semoga dengan dilakukannya STBP ini upaya pencegahan penyakit berisiko di Kota Depok dapat dilakukan secara optimal oleh kami,” pungkasnya.

 

Penulis : Dian Mutia Sari

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru