Penjelasan KPK Soal Rapat dengan Gubernur Papua

- Reporter

Selasa, 12 Februari 2019 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan soal rapat dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Jumat (1/2). Beredar kabar, rapat tersebut memiliki keterkaitan dengan dugaan penganiayaan kepada dua pegawai KPK di Hotel Borobudur pada 2 Februari 2019 lalu.

“Pada hari Jumat, 1 Februari, Sekitar pukul 7 malam, Gubernur dan Sekda Papua tiba di KPK dan hadir di Ruang Rapat Pleno tentang pencegahan (korupsi) di Papua yang dilakukan hingga pukul 9 malam,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah lewat keterangan resmi.

Febri menuturkan, rapat tersebut membahas soal Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK – Pemprov Papua, sebagai kelanjutan rapat hari sebelummya, Kamis (31/1).

Lebih lanjut, Febri menjelaskan, upaya pencegahan korupsi dilakukan untuk seluruh daerah di Indonesia, termasuk Papua. Sebab, KPK memiliki tanggung jawab untuk mendorong beberapa perubahan dan perbaikan di daerah tersebut.

“Seperti yang sering KPK sampaikan kepada seluruh kepala daerah dan DPRD di beberapa daerah, KPK menegaskan program pencegahan harus dilakukan dengan komitmen yang penuh, sehingga jika ada kepala daerah yang melakukan korupsi, tetap akan diproses sesuai aturan berlaku,” ucapnya.

Kejadian penyerangan terhadap dua penyidik KPK terjadi pada Sabtu (2/2), di hotel Borobudur, Jakarta. Febri mengatakan, dua pegawai KPK itu sedang ditugaskan untuk melakukan pengecekan lapangan guna merespon laporan masyarakat tentang adanya indikasi korupsi terkait proyek dan anggaran di Papua.

 

Penulis: Adista

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

Berita Terkait

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian
DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik
Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen
Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya
Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:35 WIB

Pemkot Depok Siap Perkuat Sinergi dengan Pusat Kelola Aset dan Reforma Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 17:31 WIB

Uji Emisi Gratis di Balai Kota Depok: Jaga Kualitas Udara dan Cek Kondisi Kendaraan

Rabu, 16 September 2026 - 17:28 WIB

Jamin Keamanan Pangan, 143 SPPG di Kota Depok Resmi Kantongi Sertifikat Layak Higiene

Rabu, 16 September 2026 - 17:24 WIB

Memasuki Finalisasi Perbaikan, Jembatan Gantung Albar Depok Ditargetkan Beroperasi Minggu Ini

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Berita Terbaru