Dinkes Pemprov Kepri Gelar Bazar Kesehatan Untuk 30 Persen Pegawai Yang Idap Hipertensi

- Reporter

Sabtu, 9 Februari 2019 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Hipertensi dapat menyerang siapa saja termasuk pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Survei Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Kepri menyatakan sekitar 30 persen pegawai di lingkup Pemprov Kepri menderita penyakit ini.

Demi mengatasi fenomena tersebut, Kepala Dinkes Pemprov Kepri Tjetjep Yudiana membuat terobosan baru dengan menggelar sosialisasi untuk mengatasi hipertensi.

“Kami menggelar rangkaian kegiatan bazar kesehatan. Tujuannya adalah untuk mengajak para pegawai untuk menghindari hipertensi,” ungkap Tjetjep, Kamis, 7 Februari 2019.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari pemeriksaan kesehatan, senam sehat dan bazar kesehatan itu sendiri.

Tjetjep menjelaskan, hipertensi itu dapat diatasi antara lain dengan menjalani perilaku hidup sehat semisal olahraga secara teratur.

Selain olahraga, pola makan yang baik juga akan bisa mengatasi hipertensi.

Makanan berupa sayur berserat dan buah-buahan dianjurkan untuk dimakan karena memiliki manfaat besar bagi tubuh.

Dinkes Pemprov Kepri akan terus memantau efek dari kegiatan tersebut. Kalau ada tanggapan positif dari para pegawai di lingkup Pemprov Kepri maka kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala setiap seminggu atau dua minggu sekali.

Bazar kesehatan tersebut diikuti oleh Dinkes, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan serta beberapa dinas lainnya.

“Kegiatan ini akan sangat bermanfaat. Jika para pegawai sudah sehat secara fisik maka kesehatan itulah yang akan mendorong mereka untuk berkinerja secara baik,” harap Kepala Dinkes Pemprov Kepri.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

Berita Terkait

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi
Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School
Wawalkot Depok Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Satpol PP dan Kukuhkan Satlinmas Kota Depok
Pemkot Depok Rilis Realisasi APBD Awal 2026, Pendapatan Daerah Capai Rp259,4 Miliar hingga Akhir Januari
BPJS Ketenagakerjaan Depok Imbau PPPK Paruh Waktu Tidak Terburu-buru Cairkan JHT karena Saldo Terus Berkembang
Tim Maung ASRI Bersama DPUPR Kota Depok Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Kali Licin untuk Cegah Banjir
BPS Depok Gelar Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Pelaku Usaha Mulai 1 Mei
Wawali Depok Dorong Pengusaha Jadikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai Budaya Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:06 WIB

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:55 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:17 WIB

Sambangi RW 15 Sukamaju, Anggota DPRD Jabar Puji Tata Kelola Pemerintahan dan Sinergisitas Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:34 WIB

Wawalkot Depok Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Satpol PP dan Kukuhkan Satlinmas Kota Depok

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemkot Depok Rilis Realisasi APBD Awal 2026, Pendapatan Daerah Capai Rp259,4 Miliar hingga Akhir Januari

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:33 WIB

Tim Maung ASRI Bersama DPUPR Kota Depok Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Kali Licin untuk Cegah Banjir

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:24 WIB

BPS Depok Gelar Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Pelaku Usaha Mulai 1 Mei

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:24 WIB

Wawali Depok Dorong Pengusaha Jadikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai Budaya Perusahaan

Berita Terbaru