Jadi Daya Tarik Investor, Menperin Apresiasi Paviliun Indonesia di WEF 2019

- Reporter

Sabtu, 26 Januari 2019 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasi terhadap Paviliun Indonesia yang ikut serta meramaikan penyelenggaraan 2019 World Economic Forum Annual Meeting di Davos, Swiss. Paviliun Indonesia yang berdiri selama empat hari, 22-25 Januari 2019, mampu membuka peluang kerja sama pelaku industri di Indonesia dengan negara-negara lain.

“Saya sangat senang karena Indonesia dapat menyelenggarakan sebuah program di Davos. Dengan keramahan Indonesia, kami melihat para audiens bisa merasakan pengalaman seperti di Indonesia,” ucap Menperin seusai memberikan pemaparan tentang kesiapan Indonesia menghadapi Industri 4.0 pada sesi Morning Coffee di Pavilion Indonesia, Kamis (24/1).

Menurut Menperin, Paviliun Indonesia juga membuka pintu peningkatan investasi serta mampu menciptakan country branding. “Paviliun Indonesia sekaligus memberikan pernyataan kepada komunitas di Davos bahwa Indonesia menaruh perhatian besar dan aktif berpartisipasi dalam isu globalisasi,” ungkapnya.

Mengusung tema Unity in Diversity 4.0, Paviliun Indonesia menghadirkan workshop, ministerial briefing, networking session, one on one meeting dan tech showcase. Airlangga pun meyakini, Paviliun Indonesia bisa menjadi sarana srategis diplomasi ekonomi melalui penyebaran informasi perkembangan terbaru Indonesia.

Keberadaan Paviliun Indonesia juga ditujukan untuk meyakinkan serta memberikan sentimen positif pada para investor dan para penggiat ekonomi dunia terhadap kondisi ekonomi Indonesia di tengah isu perang dagang AS-China, serta fluktuasi harga minyak dunia yang mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Sejumlah perusahaan dari Indonesia yang turut berpartisipasi dalam Paviliun Indonesia, antara lain Indofood, Tokopedia, Kalbe, Astra Internasional, Angkasa Pura, Javara, WIR, Gajah Tunggal dan Kapal Api.Paviliun Indonesia di Davos juga menyajikan kekayaan budaya dan kuliner nusantara serta mengangkat potensi di bidang ekonomi digital dan gaya hidup, industri 4.0, industri pariwisata serta peluang-peluang lain yang juga sedang gencar dipromosikan oleh Indonesia.

Menurut Menperin, WEF 2019 merupakan ajang bergengsi untuk berinteraksi antar kalangan baik secara formal maupun informal guna membahas isu-isu ekonomi yang berdampak pada tatanan nasional, regional dan global. “WEF juga merupakan ajang yang sangat prestisius dan representatif,” ujarnya.

WEF 2019 mengundang 2.500 high level leaders, dari kalangan kepala negara hingga CEO dari berbagai perusahaan terkemuka dunia di sekitar 110 negara. Karena itu, Menperin memandang ajang tersebut sangat penting untuk country branding Indonesia di mata dunia.

Bagian ekonomi dunia

Pada kesempatan yang sama, Airlangga menuturkan, Indonesia termasuk negara G-20 yang menjadi bagian dari perekonomian dunia, sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi pertumbuhan ekonomi global.

“Sebab, produk manufaktur Indonesia juga untuk pasar global.  “Maka itu, sudah semestinya Indonesia mengetahui ke mana tren akan bergerak dan pertumbuhan ekonomi global, serta perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Airlangga menuturkan, sektor manufaktur Indonesia saat ini posisinya termasuk 5 besar di dunia dan berkontribusi pada global value chain atau rantai nilai global. Berdasarkan data World Bank tahun 2017, bahwa saat ini kontribusi sektor manufaktur negara-negara industri di dunia terhadap perekonomian rata-rata sekitar 17 persen.

Ada lima negara yang sektor industri manufakturnya mampu menyumbang di atas rata-rata tersebut, yakni China (28,8 persen), Korea Selatan (27 persen), Jepang (21 persen), Jerman (20,6 persen), dan Indonesia (20,5 persen).

Sementara itu, negara-negara dengan kontribusi industrinya di bawah rata-rata 17 persen, antara lain Meksiko, India, Italia, Spanyol, Amerika Srikat, Rusia, Brasil, Perancis, Kanada, dan Inggris. “Kalau merujuk data tersebut, saat ini tidak ada negara di dunia yang bisa mencapai di atas 30 persen,” ujarnya.

Indonesia merupakan tempat pertumbuhan ekonomi. Pada lima tahun terakhir, pertumbuhan dijaga di level 5,2 persen. Indonesia pun telah masuk dalam 1 Trillion Club Countries dan diproyeksikanmasuk 10 besar ekonomi duniapada 2030.

“Bonus demografis hingga 2030 menunjukkan bahwa SDM adalah salah satu kekuatan Indonesia. Pertumbuhan berkelanjutan serta future growth ASEAN ada di Indonesia,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Capai 93%, Perbaikan Tiga Jalan Utama di Sawangan Rampung Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Damkar Depok Evakuasi Kucing Terjebak Motor dan Dua Biawak dalam Sehari

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Ciptakan Momen Seru Keluarga di Family Fun Run 2.5K Depok!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Imbas Susu Menggumpal, SPPG Bojong Pondok Terong 4 Dihentikan Sementara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Sulap Posyandu Bandeng Beji, Dana RW Rp300 Juta Terbukti Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Nekat Ngerokok di Balai Kota Depok, Sejumlah Perokok Terjaring Sidak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:53 WIB

H. Iman Yuniawan Layak Pimpin Demokrat Depok

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:50 WIB

KONI Depok Gelar Doa Bersama Jelang Porprov Jabar 2026, Targetkan 30 Medali Emas

Berita Terbaru

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kota Depok Tahun 2026 digelar oleh DP3AP2KB yang bertempat di Gedung Baleka 2 lantai 10, Kamis (15/10/26). (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Headline

Suara Anak Depok, Arah Kebijakan Kota

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:35 WIB

Depok Kids Run Festival hadirkan kategori lomba lari bareng keluarga (Family Fun Run 2,5K). (Foto: dok. Narasumber)

Berita Depok

Ciptakan Momen Seru Keluarga di Family Fun Run 2.5K Depok!

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:31 WIB