Dunia Belum Stabil, Eddy: Rupiah Akan Terus Alami Turbulensi

- Reporter

Kamis, 27 Desember 2018 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo mengatakan, nilai tukar rupiah diperkirakan akan terus mengalami turbulensi hingga awal 2019. Namun pemerintah yakin goncangannya tak besar, naik-turun di kisaran saat ini Rp 14.500-an per dollar AS.

“Rupiah melemah sedikit, menguat sedikit, di tengah situasi yang belum settle, sangat bisa terjadi,” ujar Ketum Kadin Eddy Ganefo di Jakarta, Kamis (27/12/2018)

Ketum Kadin itu memperkirakan kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2019 akan mulai kembali ke kondisi normal. Berkaca dari tahun ini, Indonesia cukup berjuang untuk bertahan di tengah kondisi serba tak pasti, utamanya imbas secara global berkat perang dagang AS-China.

“Pandangan kita rupiah tahun depan bisa di bawah Rp 14.000 sampai 2020. Dengan konsesus Rp 14.880 di tahun 2019 dan Rp 14.705 di tahun 2020,” ujar Eddy.

Eddy menyebut, rupiah bisa kembali menguat didasari atas dua faktor yakni kondisi ekonomi AS yang sudah berada di titik tertinggi untuk tumbuh saat ini akan melambat tahun depan. Serta, asumsi The Fed yang tadinya berencana menaikkan suku bunga 3 kali dikoreksi menjadi 2 kali.

“Tahun ini, ekonomi AS tumbuh lebih cepat bahkan di luar ekspektasi hingga 2,9 persen. Percepatan ekonomi ini karena didorong oleh kebijakan pemotongan pajak Presiden AS Donald Trump. Namun sayang, kondisi ekonomi AS yang menguat saat ini masih terombang-ambing,” jelasnya.

Ketum Kadin Eddy Ganefo menilai jika cara percepatan ekonomi tersebut tidak bisa dilakukan lagi tahun depan, sehingga ekonomi AS akan melambat yang diproyeksikan 2,6 persen.

Kondisi ini, sebut Eddy, bisa menguntungkan karena dana investor akan masuk ke negara-negara emerging market (negara berkembang) termasuk Indonesia.

“Jarak antara produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan AS akan melebar lagi sehingga dana akan mengalir lagi ke emerging market, termasuk Indonesia sehingga rupiah bisa membaik di tahun depan,” tuturnya.

Selanjutnya adalah kenaikan suku bunga The Fed yang semula akan naik 3 kali tapi kemudian dikoreksi menjadi dua kali. Ditambah, Bank Indonesia (BI) juga merespon kenaikan suku bunga ini dengan mengikuti ritme The Fed.

Dampaknya, rupiah terhadap dollar AS cenderung akan stabil.

“Tadinya kita pakai 3 kali (naik suku bunga BI) karena asumsi The Fed 3 kali tapi sekarang jadi 2 kali. Sejauh ini, untuk (kenaikan suku bunga) BI sih masih 3 kali, tapi mungkin juga ada revisi. Karena BI cenderung mimikri ke The Fed,” papar Eddy.

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda terkoreksi 0,16 persen ke level Rp 14.577 per dollar AS. Bila melihat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR)di Bank Indonesia (BI), rupiah juga sebesar 0,84 persen ke level Rp 14.602 per dollar AS. (FKV)

Berita Terkait

Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
HUT RI, PTPN IV PalmCo Bantu Bibit Padi Gogo 110 Ha
Pemadanan KJMU, Sebanyak 624 Orang Perlu Dicek Kembali
Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Bulan Puasa Ramadhan
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan dan Bhabinkamtibmas Memastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Beras di Wilayah
Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil
Harga Sembako naik? Ini Cara Belanja Cerdas Dibulan Ramadhan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:38 WIB

Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:37 WIB

Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:36 WIB

Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:55 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:53 WIB

Supian Suri Apresiasi Loyalitas KuduSS Ramah dalam Mengawal Janji Kampanye untuk Masyarakat Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:09 WIB

Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Berita Terbaru