oleh

PLN meminta maaf atas gangguan listrik

Siarandepok.com – Press Relase PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat,
Sehubungan dengan terjadinya gangguan interkoneksi 500 kV JAMALI pada pukul 11:26 di :

PLTU Pacitan unit 2

SUTET Paiton Grati 1,2

SUTET Paiton Kediri 1, 2
Maka terjadi Black Out di :

Sub Sistem Kediri 1,2,3

Sub Sistem Paiton

Sub Sistem Bali

Seluruh Unit PLTU Paiton
Dengan kondisi tersebut maka terjadilah Under Frekwensi dikarenakan pasokan pembangkit yang sedang operasi (diluar yang Dipelihara dan gangguan) secara sistem JAMALI tidak sanggup untuk menampung beban JAMALI.

Untuk menghindari kondisi Black Out sistem JAMALI (Siang : 2000 MW, Malam : 3300 MW) akibat Frekwensi yang semakin Turun, maka diperlukan langkah antisipasi pengeluaran beban (Siang : 730 MW, Malam : 815 MW), maka atas terjadinya gangguan tsb untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat terkena dampak beban padam yang meliputi beberapa Area sbb : Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, dan Sukabumi.

Kepada para pelanggan yang terkena dampak pemadaman, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN sedang berusaha untuk menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit2 diatas dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Contak Person:

PLT. Deputy Manajer Komunikasi & Bina Lingkungan

PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat

PLN meminta maaf atas pemadaman yang terjadi akibat gangguan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV Paiton-Grati yang mengakibatkan putusnya saluran dari PLTU Paiton dan PLTU Pacitan ke sejumlah wilayah di Area Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Bali.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, hal ini akibat adanya gangguan sistem 500 KV Pacitan-Grati, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan Untuk wilayah Bali sebagian besar sudah mulai Normal” Ungkap Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka.

Sebelumnya gangguan sistem kelistrikan Jawa Bali pada PLTU Paiton yang terjadi membuat pasokan listrik di Bali berkurang. Meskipun secara umum kondisi kelistrikan di Bali sudah berangsur normal,namun untuk upaya antisipasi beban puncak, PLN menghimbau agar warga bisa mengurangi pemakaian listrik untuk sementara waktu. Hal ini diharapkan mampu membantu menekan defisit daya yang mungkin terjadi hari ini serta dapat mengurangi dampak pemadaman.

Sementara di Jawa Timur, upaya menekan pemadaman dilakukan dengan cara melokalisir daerah yang mengalami gangguan sehingga tidak memperburuk kondisi yang terjadi, upaya terus dilakukan dengan menormalkan kembali jalur yang terganggu agar energi listriknya dapat dialirkan kembali, langkah tersebut terus dilakukan hingga sore tadi sebanyak 38 Gardu Induk 150 kV yang ada di Jawa Timur seluruhnya sudah bisa masuk sistem dan mensuplai energi listrik ke pelanggan. Pada pukul 22.18 WIB Jawa Timur sudah normal.

Di Jawa Barat terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV Paiton – Grati 1, 2 mengakibatkan sebagian kecil daerah juga mengalami pemadaman, yakni di sekitar Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor. Namun pada malam ini daerah-daerah yang terkena dampak pemadaman sudah berangsur pulih.

Pemadaman juga terjadi di sebagian kecil di sejumlah tempat di Jawa Tengah, PLN terus berupaya meminimalisir dan melokalisir dampak dari pemadaman tersebut.

Untuk informasi dan pengaduan pelanggan mengenai kelistrikan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 melalui telepon ke (kode area), Facebook PLN 123, Twitter @pln_123, email pln123@pln.co.id, dan aplikasi PLN Mobile.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal” Tutup Made.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru