



Siarandepok.com – Penculikan anak kembali terjadi di Depok, kali ini korbannya dua anak sekolah dasar (SD) ketika hendak membeli es di kawasan dekat rumahnya di daerah Jatijajar, Tapos, Kota Depok.
Korban AB (11) dan AL (12) menuturkan, peristiwa penculikan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ketika mereka hendak membeli es di sebuah kedai.
Setibanya di kedai yang terduga dimiliki pelaku, kedua korban diajak oleh terduga pelaku untuk ke rumah atasannya dengan dalih untuk mengambil keperluan es batu.

“Aku sama AL diajak muter-muter, katanya ke rumah bosnya mau ngambil es batu,” ujar AB di kediamannya didampingi orang tuanya.
Di perjalanan, AB menuturkan tiba-tiba dirinya diturunkan oleh pelaku di daerah Sukmajaya tepatnya dipinggir jalan raya.
Ketika diturunkan, pelaku sempat meminta telepon genggam AB yang langsung ia berikan tanpa sedikitpun rasa curiga.
“Alasan dia ambil handphone aku katanya mau telepon temennya, terus pas aku diturunin langsung ditinggal pergi, kata orang-orang aku kayak orang linglung,” ujar AB.
Sementara AB diturunkan, pelaku melanjutkan perjalanan bersama korban AL dan tak berselang lama kembali menurunkan AL dipinggir jalan.
AL mengatakan, ketika diturunkan dirinya sempat mengejar pelaku namun sayang pelaku pun menarik pedal gasnya dalam-dalam hingga tak terkejar oleh AL.
Sama seperti yang dialami oleh AB, telepon genggam milik AL pun diminta oleh pelaku.
Tak berhasil mengejar pelaku, AL pun menuju ke tempat dimana AB diturunkan, namun AB sudah tak ada ditempat dan ia pun sempat mencari AB hingga akhirnya memutuskan pulang ke rumah usai usahanya tak membuahkan hasil.
“Pas pulang anak saya nangis, awalnya dia engga mau cerita tapi akhirnya cerita juga. Pas anak saya pulang AB ini belum pulang kondisinya,” kata orangtua AL.
Sementara itu, AB berhasil pulang usai dijemput oleh orangtuanya yang mendapat kabar bahwa anaknya ada di kawasan Sukmajaya seorang diri.
“Jadi saudara telepon katanya anak saya di-posting di Facebook diduga jadi korban penculikan, langsung saya jemput di lokasi dan alhamdulillah anak saya ada,” ujar orang tua AB.
Saat ini, kasus tersebut pun tengah ditangani oleh pihak kepolisian dan keberadaan pelaku berinisial RK alias BGS pun tengah diburu.
“Tadi sudah ada polisi kesini, alamat pelakunya juga sudah ketahuan katanya lagi dikejar,” kata orangtua AB.













