AFC Ancam Timnas U-23 Vietnam Sanksi Berat Usai Hadapi Timnas U-23 Indonesia

- Reporter

Selasa, 26 Maret 2019 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) terancam mendapatkan sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Sanksi itu diberikan karena perilaku yang ditunjukkan suporter Vietnam selama Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 kemarin.

Timnas U-23 Vietnam menjadi tuan rumah di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 Grup K dan bersaing dengan tiga tim lainnya, yakni Timnas U-23 Indonesia, Thailand, dan Brunei.

Namun saat melakoni laga keduanya, menghadapi Timnas U-23 Indonesia, Vietnam bisa menerima sanksi berat karena gagal menjaga keselamatan dan keamanan penonton.

Di pertandingan yang bergulir Minggu (24/3/2019) malam WIB tersebut tampak suporter Vietnam kedapatan menyalakan flare.

VFF sebelumnya juga pernah mendapat sanksi akibat ulah serupa dalam ajang Asian Games 2018 di Indonesia.

Ketika itu suporter Vietnam menyalakan flare saat timnya takluk 1-3 dari Korea Selatan.

Mereka mendapat sanksi denda sebesar 12.500 dolar (sekitar Rp 177,4 juta)

Setelah itu, AFC juga memperingatkan VFF bahwa apabila suporter Vietnam terus melakukan pelanggaran berupa menyalakan flare di pertandingan internasional, mereka tak punya pilihan lain selain memberikan hukuman yang lebih berat.

Berdasarkan kode etik AFC, berikut hukuman-hukuman yang bisa diberikan kepada Vietnam:

– Denda

– Bermain di tempat yang netral

– Larangan di ruang ganti atau bangku cadangan

– Larangan bermain di stadion tertentu

– Larangan ikut serta apapun di dunia sepak bola

– Penutupan stadion penuh atau sebagian

– Pembatalan hasil pertandingan

– Pengurangan poin

– Pertandingan diulang

– Diskualifikasi dari kompetisi yang sedang berlangsung, dll

Sumber : Superball

Berita Terkait

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan
Tak Berizin, 43 Bangli di Jalan Raya Bogor Cimanggis Ratakan Tanah oleh Satpol PP Depok
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Aksi Plogging Mahasiswa UI dan RRD di CFD Margonda, Olahraga Sambil Rawat Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkot Depok Bagikan 1 Ton Beras di Jatijajar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DLHK Depok Dorong Warga Kemirimuka Aktif Pilah Sampah dan Manfaatkan Bank Sampah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Nggak Perlu Jauh! Warga Pondok Cina Bisa Urus Adminduk Langsung Dekat Rumah!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Ratusan Pelajar SD Depok Sabet Juara LLP 2026, Lima Siswa Tembus Kancah Nasional dan Provinsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Sinergi Berbuah Manis, Polres Metro Depok Sukses Sabet Juara 1 RSPA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Situ Pladen Bersolek, Warga Terima Bantuan 1.500 Bibit Ikan untuk Ekowisata

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Wawalkot Depok Lepas Lima Pelajar Kuliah ke Tiongkok, Beri Pesan Bangun Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Wali Kota Depok Targetkan Bebas SILPA 2026, Perangkat Daerah Diminta Tancap Gas

Berita Terbaru