



SiaranDepok.com — Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, melontarkan ancaman keras terhadap kelompok Hamas di Jalur Gaza. Dalam sebuah wawancara dengan penyiar publik Kan pada Selasa (24/2), Smotrich menyatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Hamas akan diberikan ultimatum untuk segera meletakkan senjata dan melakukan demiliterisasi total di seluruh wilayah Gaza.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk tekanan di tengah proses transisi gencatan senjata fase kedua yang disponsori oleh Amerika Serikat. Smotrich menegaskan bahwa jika Hamas menolak untuk membubarkan diri secara sukarela, militer Israel (IDF) telah menyiapkan rencana matang untuk melakukan intervensi fisik dan menduduki wilayah tersebut secara penuh guna memastikan keamanan absolut.
Pihak Israel mengeklaim bahwa operasi militer skala besar ini akan mendapatkan legitimasi internasional serta dukungan penuh dari Amerika Serikat. Sebagai anggota kabinet keamanan yang bertugas menyetujui operasi militer, Smotrich menyebut bahwa IDF saat ini sedang mempertimbangkan dua hingga tiga alternatif teknis untuk mengeksekusi pendudukan tersebut jika ultimatum diabaikan.
Rencana ini juga berkaitan dengan usulan perdamaian dari Presiden AS Donald Trump yang melibatkan pengerahan 20.000 pasukan penjaga perdamaian internasional atau International Stabilization Force (ISF). Smotrich menyatakan bahwa koordinasi dengan pihak Amerika telah dilakukan agar pergerakan tentara Israel tetap sinkron dengan kehadiran pasukan asing di lapangan nantinya. Asep













