



SiaranDepok – Wali Kota Depok Supian Suri meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT 04 RW 09, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Senin (19/1/2026).
Rumah tersebut mendapatkan bantuan perbaikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB Cabang Kota Depok.
Supian Suri mengatakan, pemerintah hadir karena kondisi keluarga pemilik rumah dinilai tidak memungkinkan untuk melakukan pembangunan secara mandiri.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, dirinya langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi serta progres pembangunan.
“Setelah kami cek langsung, memang keluarga ini belum mampu membangun sendiri. Alhamdulillah sekarang progresnya sudah cukup baik, meskipun belum 100 persen karena masih ada beberapa bagian yang perlu disempurnakan,” ujar Supian Suri.
Ia memastikan seluruh pembiayaan pembangunan RTLH tersebut telah ditanggung melalui dana CSR Bank BJB.
Menurutnya, kolaborasi dengan pihak ketiga menjadi solusi bagi rumah-rumah yang tidak memenuhi kriteria bantuan pemerintah, namun kondisinya mendesak untuk segera diperbaiki.
“Kalau melalui skema reguler, rumah ini tidak bisa masuk bantuan karena luas lahannya mencapai 120 meter persegi, sementara standar bantuan pemerintah di bawah itu. Padahal kondisinya sudah harus segera diperbaiki,” jelasnya.
Supian Suri menambahkan, masih banyak RTLH di Depok yang terkendala persyaratan administratif sehingga tidak dapat dibiayai melalui anggaran pemerintah.
Oleh karena itu, Pemkot Depok menggandeng pihak ketiga melalui program CSR.
“Ada kondisi tertentu di mana pemerintah harus hadir melalui alternatif pembiayaan, salah satunya lewat CSR Bank BJB, termasuk untuk rumah-rumah yang sudah diusulkan tetapi bantuannya belum cair,” katanya.
Selain di Sukatani, Wali Kota Depok juga meninjau tiga RTLH lainnya di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Di RW 14, perbaikan rumah telah selesai melalui kolaborasi dengan pihak ketiga.
Sementara di RW 16, masih terdapat dua RTLH yang belum diperbaiki dan direncanakan akan dibangun melalui kerja sama dengan Bank BJB.
“Kami juga meninjau rumah yang sebelumnya dilaporkan sempat ambruk di Cimpaeun, RW 14, serta memastikan rencana penanganan RTLH lainnya,” pungkas Supian Suri. (Asep)













