



SIARAN DEPOK – Pemerintah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, terus berkomitmen meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program inovatif penukaran minyak jelantah (minyak goreng bekas) menjadi minyak goreng baru.
Kepala Seksi Kemasyarakatan (Kasi Kemas) Kelurahan Pengasinan, Masridawati Siregar menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengedukasi warga agar tidak membuang limbah rumah tangga sembarangan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi mereka.
“Kami mengajak seluruh warga Pengasinan untuk mengumpulkan minyak jelantah bekas pakai. Sebagai bentuk apresiasi, setiap 3 liter minyak jelantah yang diserahkan dapat ditukarkan dengan minyak goreng baru,” ujar Masridawati, Senin (19/01/26).
Dirinya merinci, bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, layanan penukaran ini dibuka secara rutin setiap hari Senin, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB yang bertempat di Kantor Kelurahan Pengasinan.
Menurut Masridawati, pembuangan minyak jelantah ke saluran air dapat memicu pencemaran tanah dan penyumbatan drainase. Selain itu, penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang juga sangat tidak disarankan karena berisiko bagi kesehatan.
”Selain menjaga kebersihan lingkungan agar tidak tercemar, program ini menjadi solusi praktis bagi ibu rumah tangga. Minyak yang dikumpulkan akan dikelola lebih lanjut secara aman,” tambahnya.
Melalui langkah ini, pihak Kelurahan Pengasinan berharap kesadaran akan kebersihan lingkungan di wilayah Kecamatan Sawangan semakin meningkat. Warga pun diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan ini.
”Semoga program ini dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan dan mengurangi limbah rumah tangga di wilayah kami,” tutupnya.













