



Siarandepok.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan komunitas peduli lingkungan mengadakan aksi bersih-bersih di Sungai Cipinang Segmen 1, yang terletak di wilayah Kelurahan Curug dan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Oktober 2025.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisal Nurofiq, dan Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih ini. Aksi ini juga melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan, komunitas peduli lingkungan, serta warga sekitar. Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Dias Hendro Priyono, turut hadir dalam kegiatan kolaboratif ini.
Hanif Faisal menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kolaborasi antara KLHK, Pemkot Depok, dan Pemkot Jakarta Timur untuk membersihkan total 30 kilometer Sungai Cipinang. Targetnya, pembersihan segmen ini akan diselesaikan dalam waktu satu bulan.
“Kita tidak bisa hanya berkata-kata. Kita harus memberi contoh langsung,” tegas Hanif Faisal, menekankan pentingnya aksi nyata untuk membersihkan lingkungan. Ia berharap upaya ini akan menanamkan kesadaran di hati masyarakat.
Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan keprihatinannya setelah menemukan banyak sampah yang mengendap di dasar sungai. Sungai Cipinang Segmen 1 ini mengalir dan melintasi tujuh kelurahan di Depok, dengan hulu di Setu Jatijajar dan Setu Gadog.
Hanif Faisal juga memperingatkan bahwa pemerintah tidak akan ragu menerapkan sanksi hukum bagi mereka yang terbukti membuang sampah ke badan air. Sebuah papan peringatan “DILARANG MEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI” juga terlihat di lokasi, yang mencantumkan sanksi pidana kurungan dan denda hingga Rp 25.000.000 sesuai Perda Kota Depok No. 16 Tahun 2012 dan No. 05 Tahun 2014.
Selain kepada masyarakat, pemerintah juga mengimbau seluruh kegiatan usaha yang berada di bantaran Sungai Cipinang untuk turut berkontribusi aktif dalam upaya pembersihan ini. Pihak kelurahan diminta untuk segera memanggil semua pelaku usaha untuk memastikan kepatuhan mereka.
Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk memulihkan kebersihan Sungai Cipinang, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.













