Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Jawa Barat, DP3AKB Gelar Olimpiade Kaulinan Barudak Jawa Barat

- Reporter

Minggu, 27 Juli 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Jawa Barat selalu punya kreatif dalam mengemas sebuah kegiatan. Hari ini, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Jabar menjadikan hajat tahunan tersebut menjadi festival kaulinan tradisional khas Jawa Barat. Ribuan peserta turut ambil bagian dalam hajat yang berlangsung seharian di kawasan olahraga terpadu SPORT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, pada Minggu (27/7/2025).

Sedikitnya ada 10 jenis permainan tradisional yang dilpmbakan dalam sejumlah kategori. Untuk kategori pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanan-kanak (TK), permainan yang dilombakan adalah kakapalan dan oray-orayan. Seluruhnya dilombakan secara beregu. Untuk kategori sekolah dasar (SD), dua nomor beregu yang dilombakan adalah ucing-ucingan dan _perepet jengkol^.

Untuk kategori sekolah menengah pertama (SMP), dua permainan yang dilombakan adalah hahayaman dan sunda manda. Adapun kategori sekolah menangah atas (SMA), permainan yang dilombakan adalah sasalimpetan dan lari balok. Selain itu, ada juga kategori umum dan mahasiswa yang melombakan tiga permainan perepet jengkol, simseu atau sapitrong, dan cingciripit.

Tak hanya itu, peringatan ke-41 HAN Tingkat Provinsi Jawa Barat juga menggelar lomba fashion show untuk tiga generasi atau kelompok usia sekaligus, masing-masing usia 4-8 tahun, 9-12 tahun, dan 13-17 tahun. Pemerintah Provinsi Jawa Barat kemudian mendaftarkan pemakaian kebaya dan kaulinan barudak tersebut untuk dicatat sebagai salah satu rekor oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Sertifikat pemecagan rekor diserahkan perwakilan MURI pada puncak peringatan HAN Jawa Barat 2025.

Tah berhenti sampai di situ, Ulinpiade 2025 juga menyelenggarakan lomba tari tradisional untuk kategori solo atau perseorangan dan rampak atau beregu. Sebelum final dihelat hari ini, panitia sudah terlebih dahulu melaksanakan audisi secara online pada 20 Juli 2025 lalu. Ulinpiade pun benar-benar menjadi olimpiade kaulinan barudak Jawa Barat.

Keseruan terus berlanjut dengan dihelatnya lomba vocal group lagu daerah Jawa Barat, peragaan busana dari para desainer muda Jawa Barat, dan lomba qasidah modern. Yang menarik, peringatan HAN Jabar juga menghadir wayang dakwah berupa ceramah dengan menggunakan wayang golek sebagai alat peraga oleh dai tim Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ditemui di sela keseruan Ulinpiade, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat Siska Gerfianti menjelaskan, festival kaulinan barudak dilaksanakan dalam rangka memperingati dua hari besar nasional, yakni HAN pada 23 Juli dan Hari Kebaya Nasional pada 24 Juli. Perpaduan ini kemudian melahirkan gagasan pemecahan rekor MURI permainan tradisional menggunakan kebaya nasional.

Siska menjelaskan, tahun ini peringatan HAN ke-41 mengusung tema utama “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”. Dia menegaskan, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan kepada semua pihak untuk benar-benar mewujudkan ruang tumbuh yang aman, sehat, inklusif, dan membahagiakan bagi anak-anak.

“Di Jawa Barat sendiri, tema ini diterjemahkan dalam bentuk kegiatan budaya lokal melalui kegiatan kaulinan barudak Jawa Barat (Ulinpiade) dengan tema ‘Bersama Membangun Budaya’, yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi serta membangun solidaritas di antara anak-anak sebagai satu saudara dalam keberagaman. Tema ini diusung sebagai salah satu upaya di Jawa Barat untuk menumbuhkan rasa cinta budaya, melatih kepercayaan diri, serta membangun semangat kebersamaan, dan penghargaan terhadap prestasi sehingga mendorong anak-anak jawa barat untuk tumbuh dan menjadi generasi yang berkarakter Gapura Panca Waluya, yakni menjadi anak yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer,” terang Siska.

Untuk menyukseskan hajat akbar anak Jawa Barat tersebut, pemerintah menggandeng sejumlah pihak untuk berkolaborasi. Antara lain Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Jawa Barat, Bunda Milenial, Sekar Ayu Jiwanta, Lions Club, dan mitra terkait lainnya. Dari sisi pemerintahan, hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang berhubungan dengan urusan anak terlibat langsung dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Pokoknya ini hajat kita semua, hajat anak Jawa Barat. Ini olimpiade kaulinan anak Jawa Barat. Hatur nuhun kepada semua pihak yang mendukung acara ini. Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada Bu Menteri PPPA dan Pak Gubernur yang berkenan hadir bersama anak-anak Jawa Barat. Sungguh menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya anak-anak Jawa Barat,” ujar Siska. (*)

Berita Terkait

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang
Kemenhut Temukan Ratusan Batang Kayu Diduga Ilegal di Humbang Hasundutan
Diskominfo Depok Dukung Kelancaran SPMB 2026/2027 dengan Layanan Internet di Posko Pengaduan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:54 WIB

Kemenhut Temukan Ratusan Batang Kayu Diduga Ilegal di Humbang Hasundutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:45 WIB

Diskominfo Depok Dukung Kelancaran SPMB 2026/2027 dengan Layanan Internet di Posko Pengaduan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02 WIB

Pemkot Depok Targetkan Penanganan Koridor Sawangan Tuntas pada 2028

Berita Terbaru