



Resensi Kitab As-Siraj
- Penulis: Wahyu NH. Aly
- Penerbit: Maktabah Aisha, PP. Al-Qarawiyin, Kebumen
- Cetakan Revisi: 2025 (Edisi pertama: 2014, berjudul Al-Hikmah)
- Presensi: Abdurahman, M., M.Pd
Buku ini merupakan karya tulis ulang atau revisi dari versi sebelumnya yang berjudul Al-Hikmah, pertama kali terbit pada tahun 2014. Dalam edisi baru ini, judul diganti menjadi As-Siraj (Sirajudin), sebuah nama yang bukan hanya memiliki makna simbolik sebagai “pelita”, tetapi juga diambil dari nama putra sulung sang penulis, menandakan keberlanjutan ilmu dan cahaya keluarga.
As-Siraj adalah karya langka yang mengawinkan ilmu bahasa Arab (nahwu dan sharaf) dengan kajian tasawuf klasik, khususnya pada teks legendaris al-Hikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari. Buku ini bukan sekadar analisis gramatikal, tetapi juga upaya menyelami makna-makna spiritual yang tersembunyi di balik struktur kalimat dan pilihan diksi.
Setiap hikmah dalam al-Hikam dibedah secara linguistik untuk menunjukkan bagaimana bangunan bahasa ikut membentuk pesan ruhani yang dalam. Gus Wahyu menunjukkan keterampilan tinggi dalam menganalisis susunan kalimat Arab klasik dan mengaitkannya dengan makna batin (esoteris), dalam semangat para ulama terdahulu yang memadukan syariat dan hakikat.
Keistimewaan dari buku ini, di dalamnya menggunakan pendekatan komparatif struktural dan spiritual, yang jarang dilakukan dalam karya kontemporer. Serta, buku ini menghidupkan kembali peran bahasa Arab sebagai jembatan ruhani, bukan hanya sebagai alat komunikasi. Menariknya juga, buku ini ditulis oleh seorang santri yang berakar kuat dalam tradisi pesantren, sekaligus akademisi yang piawai dalam gramatika Arab. Serta, buku ini menawarkan bacaan reflektif yang cocok bagi siapa pun yang ingin mempelajari tasawuf dari sudut pandang kebahasaan.
Oleh karena itu, buku ini sangat cocok untuk santri dan pelajar ilmu nahwu yang ingin memahami kaitannya dengan ruhaniyah. Buku ini juga cocok untuk peminat tasawuf, khususnya yang ingin menyelami al-Hikam lebih dalam. Tentunya, buku ini layak dibaca oleh para pengkaji bahasa Arab yang tertarik pada analisis teks klasik. Juga, dosen dan peneliti di bidang kebahasaan atau spiritualitas Islam pun selayaknya membaca buku ini.
Dengan demikian, As-Siraj (Sirajudin) bukan hanya sebuah buku pelajaran, melainkan cahaya ilmiah dan spiritual yang mempertemukan akal dan hati. Gus Wahyu NH. Aly berhasil menunjukkan bahwa dalam setiap struktur kalimat, tersembunyi pesan-pesan ilahi yang menunggu untuk dibaca dengan mata ilmu dan jiwa yang bersih.
Download Kitab Ini Versi PDF: Kitab As-Siraj













