Apa Jadinya Jika Dunia Tanpa Aturan.

- Reporter

Selasa, 11 Januari 2022 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Kalau kalian harus memilih mana yang lebih mending di penjara seumur hidup atau dihukum mati? . Oke mungkin atau lebih tepatnya semoga kita nggak akan dihadapin sama pilihan kita kan itu cuma terjadi sama kriminal.

Kita selama ini hidup tenang menurut aturan yang ada, tapi tunggu dulu kadang-kadang peraturan juga justru suka bikin kebebasan. kita terkekang di sekolah jalanan kita dipaksa nurut aturan kalau di rumah enggak nurut aturan orang tua uang jajan pun hilang.

Jadi sebenarnya apakah peraturan yang lebih banyak untung atau rugi ke kehidupan kita dan apa jadinya jika hidup ini tidak ada aturan. Mungkin orang bakal bebas ngatain satu sama lain tanpa takut dilaporin anak-anak di bawah umur.

baca juga :

Sambal Unik Jeletot di Wonosobo

Bisa masuk ke disco atau koruptor bisa lolos tanpa dihukum atau kayak di film bisa bebas bunuh orang yang kita benci. Kita harus sadar juga kalau wujud aturan Itu nggak cuma hukum tertulis aja ternyata ada juga yang tidak tertulis kayak norma masyarakat.

Selain itu, peraturan main game atau pertandingan jadi seru yang membuat badan kita juga bekerja dengan ngikutin aturan-aturan. Ternyata kalau kita lihat sekeliling selalu ada aturan di tiap sudut. Jika kehidupan dunia ini tanpa peraturan itu mustahil.

Oke mari sama-sama dorong balik jarum jam karena dunia minim aturan adanya di zaman purba doang. Jangankan hukum aturan berbahasa pun belum ada cuma hukum alam. Tapi ternyata aturan itu ke bentuk secara natural biar spesies kita bisa saling bersekutu dan bertahan hidup.

Contohnya lihat aja singa atau semut yang punya aturan sendiri dan tiap individunya jadi bisa kayak kerja sama. Manusia pun juga sama dulu kita tidak bakalan begini, hukum sosial pun muncul dengan sendirinya.

Dari masyarakat dan jadi faktor yang bikin kita bisa berhimpun dalam ribuan bahkan jutaan dan membangun peradaban. Oke begitulah zaman dulu, sekarang bisakah kita hidup kembali tanpa hukum.

Misalnya gimana kalau tidak ada yang namanya pemerintah ? Fakta nya ada juga negara-negara yang sempat tidak punya pemerintahan.
Contohnya Belgia, Spanyol dan Irlandia Utara yang jalan berbulan-bulan bahkan tahun tanpa ada pemerintah resmi.

lebih serem ada maling penuh pertumpahan darah dari meletusnya Perang Saudara. Selama belasan tahun Somalia tidak punya pemerintahan aktif yang bisa melindungi rakyatnya. Dengan begitu, ibarat paradox tanpa peraturan justru tidak ada kebebasan.

Tapi saat peraturan yang ada Malah nyakitin ngerugiin atau bahkan bagi terminasi. banyak orang itu bisa jadi senjata berbahaya di tangan mereka yang harus kuasa.

Kalau gitu jika teknologi bisa membantu masyarakat di masa depan jadi adil dan tertib. Mungkinkah nanti kita bisa hidup bebas dan aman tanpa adanya pihak yang berwenang?

(sumber : youtube)

Berita Terkait

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh
TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida
Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:09 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru

Kepala Bidang Kebudayaan, Pengembangan Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Disporyata Kota Depok, Startik Sartika memberikan apresiasi kepada Sanggar Ayodya Pala pada lomba tari Semarak Nusantara piala Walikota Depok tahun 2026. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

Even Semarak Nusantara Ayoyda Pala Meningkatkan Seni dan Budaya

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:00 WIB