TPK Ujung Tombak Penurunan Stunting

- Reporter

Senin, 22 November 2021 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Dalam rangka penurunan kasus stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membentuk Tim Pendamping Keluarga di seluruh wilayah Indonesia. Tim ini bekerja di tingkat desa atau kelurahan, dan menyentuh langsung kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan balita.

Keberadaan tim ini sangat penting, karena merekalah nanti yang akan mendata, mengedukasi, dan menskrining kondisi kesehatan sasaran. Setiap tim bertugas mendampingi maksimal 150 kelompok sasaran.

TPK akan menjadi ujung tombak pemerintah untuk menurunkan kasus stunting hingga menjadi 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, tim ini harus bersinergi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

baca juga :

FGPP Bogor Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo – Puan Di Pondok Pesantren

BKKBN sebagai leading sector telah mengambil kebijakan untuk menggerakan seluruh tenaga lini lapangan guna menurunkan kasus stunting. Seluruh tenaga Penyuluh KB yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia telah melangkah untuk membentuk TPK.

Senin, 22 November 2021, bertempat di kelurahan Pabuaran Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor, dilaksanakan orientasi TPK. Kegiatan ini diselengarakan oleh Penyuluh KB Kecamatan Cibinong.

Dalam kegiatan itu, selain kader TPK, hadir pula aparat kelurahan setempat. Narasumber dari BKKBN menyampaikan peran strategis TPK dalam penurunan stunting. “TPK harus berkoordinasi dengan pihak terkait, karena merekalah nanti yang akan jadi ujung tombak untuk mencegah terjadinya stunting,” ujar Khairunnas, narasumber dari BKKBN./Naz

Berita Terkait

Komitmen Pemkot Depok untuk PAUD: Kucurkan Dana Operasional hingga Beasiswa Guru
HUT ke-21 Himpaudi, Bunda PAUD Kota Depok Dorong Pendidik Tingkatkan Kualitas Diri
Atasi Banjir dan Macet, Pemkot Depok Penertiban 220 Bangunan Liar di Jalan Raya Keadilan
220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali
Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Penyaluran Bansos Pangan Bulog di Sawangan Berjalan Kondusif
PT Tirta Asasta Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kemiri Muka Depok
Kasus ISPA di Depok Tembus 1.619, Dinkes Perketat Pemantauan Dampak Abu Vulkanik

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:16 WIB

Komitmen Pemkot Depok untuk PAUD: Kucurkan Dana Operasional hingga Beasiswa Guru

Jumat, 11 September 2026 - 08:12 WIB

HUT ke-21 Himpaudi, Bunda PAUD Kota Depok Dorong Pendidik Tingkatkan Kualitas Diri

Jumat, 11 September 2026 - 08:09 WIB

Atasi Banjir dan Macet, Pemkot Depok Penertiban 220 Bangunan Liar di Jalan Raya Keadilan

Kamis, 10 September 2026 - 20:24 WIB

220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali

Kamis, 10 September 2026 - 20:21 WIB

Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIB

PT Tirta Asasta Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kemiri Muka Depok

Kamis, 10 September 2026 - 20:03 WIB

Kasus ISPA di Depok Tembus 1.619, Dinkes Perketat Pemantauan Dampak Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 - 14:42 WIB

Doa Bersama Jurnalis di Depok untuk Keselamatan Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terbaru